
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, saat ini berlangsung sangat sulit.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah situasi keamanan yang masih belum stabil setelah perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang membuat Khamenei hampir tidak pernah muncul di hadapan publik.
Meski demikian, Pezeshkian menegaskan bahwa keberadaan Mojtaba Khamenei tetap menjadi sumber kekuatan penting bagi pemerintah Iran. Ia juga membantah berbagai spekulasi yang menyebut hubungan pemimpin tertinggi dengan para pejabat negara sedang bermasalah.
"Sangat sulit untuk berkomunikasi dengannya saat ini, tetapi bagaimanapun juga, kehadirannya menjadi sumber kekuatan yang sangat besar bagi kami sehingga kami dapat terus melanjutkan perjuangan," kata Pezeshkian dikutip dari France24.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu penjelasan paling terbuka dari pejabat tinggi Iran mengenai kondisi Mojtaba Khamenei sejak ia mengambil alih jabatan sebagai pemimpin tertinggi.
Mojtaba Khamenei diketahui mengalami luka dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang memicu perang besar di Timur Tengah.
Dalam serangan yang sama, ayahnya sekaligus mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Sejak resmi menggantikannya, Mojtaba belum pernah tampil di hadapan publik.
Hingga kini, komunikasi Mojtaba kepada masyarakat lebih banyak dilakukan melalui pernyataan tertulis. Minimnya kemunculan publik di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya maupun hubungannya dengan elite pemerintahan Iran.
Spekulasi tersebut semakin menguat setelah Mojtaba tidak menghadiri prosesi pemakaman ayahnya bulan lalu. Ketidakhadirannya memicu berbagai dugaan, termasuk soal dinamika politik di lingkaran kekuasaan Teheran.
Namun, Pezeshkian membantah anggapan bahwa hubungan pemerintah dengan pemimpin tertinggi sedang bermasalah. Ia menegaskan masih dapat menggelar pertemuan yang produktif dengan Mojtaba Khamenei.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
