
Ilustrasi sekolah SD di Jepang. (Japan Gov)
JawaPos.com - Pemerintah Jepang akan memperkuat dukungan pembelajaran bahasa Jepang dasar bagi anak-anak asing yang baru tiba di negara tersebut. Kebijakan itu disiapkan seiring jumlah siswa yang membutuhkan pelatihan bahasa Jepang terus meningkat dan mencapai rekor tertinggi.
Seperti dilansir Kyodo, Sabtu (8/8), laporan panel ahli Kementerian Pendidikan Jepang yang disusun pada Juni merekomendasikan pemerintah pusat mengambil "peran utama" dalam meningkatkan standar pendidikan bagi anak warga negara asing di seluruh Jepang.
Salah satu langkah yang didorong adalah pembuatan model program bahasa Jepang dasar sebelum anak-anak mengikuti pembelajaran reguler di sekolah, lengkap dengan pedoman pengajarannya.
Jumlah siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas negeri yang membutuhkan pelatihan bahasa Jepang hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Per Mei 2025, jumlahnya mencapai rekor 84.759 siswa, sebagian besar merupakan warga negara asing.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang mengakui sejumlah upaya sudah dilakukan, termasuk menyediakan kurikulum bahasa Jepang khusus dan menambah jumlah guru. Namun, pertumbuhan jumlah siswa asing dinilai berlangsung terlalu cepat untuk diimbangi.
Program bahasa Jepang dasar tersebut juga diharapkan membantu anak-anak asing memahami budaya Jepang dan beradaptasi dengan kehidupan sekolah.
Yokohama menjadi salah satu kota yang telah menjalankan program serupa. Kota pelabuhan dekat Tokyo itu memiliki sekitar 4.600 siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri yang membutuhkan pembelajaran bahasa Jepang per Mei 2025.
Salah satu fasilitasnya, Himawari di Distrik Naka, telah beroperasi sejak 2017. Fasilitas tersebut menyediakan program selama 12 hari untuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang dibagi berdasarkan tiga kelompok usia.
Selama sekitar satu bulan, siswa mengikuti kelas bahasa tiga kali sepekan pada pagi hingga sekitar tengah hari, sembari tetap bersekolah di sekolah reguler.
Materi tidak hanya mencakup bahasa Jepang. Siswa juga diperkenalkan dengan kebiasaan di sekolah Jepang, seperti kegiatan membersihkan ruang kelas yang mungkin belum mereka kenal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022