
Ilustrasi bendera Iran, di tengah gencatan senjata antara AS dan Iran, di Teheran, Iran. (via Reuters).
JawaPos.com - Iran segera bergabung dengan New Development Bank (NDB), bank pembangunan milik kelompok BRICS. Langkah ini memperkuat upaya Teheran mencari jalur pembiayaan dan transaksi alternatif di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat serta konflik dengan AS dan Israel.
Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati menyampaikan rencana tersebut menjelang pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral BRICS di India, Rabu.
"Hasil terpenting dari kerja sama di antara negara-negara anggota BRICS adalah pembentukan Bank Pembangunan Baru, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini," kata Hemmati, seperti dikutip media pemerintah Iran.
Bagi Iran, keanggotaan NDB bukan sekadar memperluas hubungan ekonomi. Bergabung dengan lembaga keuangan yang dibentuk BRICS dapat membuka akses terhadap sumber pembiayaan dan kerja sama ekonomi di luar jalur keuangan yang selama ini sangat dipengaruhi sistem dolar AS.
Diketahui, Iran masih menghadapi berbagai sanksi AS dan internasional. Di saat yang sama, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel belum berakhir dengan kesepakatan damai.
Situasi tersebut mendorong Teheran memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara yang dinilai dapat memberikan alternatif terhadap sistem keuangan Barat.
Iran sendiri resmi bergabung dengan BRICS pada 2024, ketika kelompok tersebut memperluas keanggotaannya. Sejak saat itu, Teheran secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota sekaligus pemegang saham NDB.
Rencana masuk NDB juga sejalan dengan agenda BRICS yang selama beberapa tahun terakhir mendorong penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan antaranggota. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi lintas negara.
Hemmati mengatakan Iran melihat peluang lebih besar bagi negara-negara BRICS untuk menggunakan mata uang masing-masing dalam perdagangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022