Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 13.54 WIB

Forum BRICS di India, Menteri Jumhur Soroti Tanggung Jawab Negara Besar soal Perubahan Iklim

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com — Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat menyoroti pentingnya tanggung jawab kolektif negara-negara dalam menghadapi polusi dan perubahan iklim dalam Pertemuan Menteri Lingkungan Negara-Negara Anggota BRICS di New Delhi, India, Selasa (18/8).

Jumhur menyayangkan masih adanya negara maju dengan kekuatan ekonomi besar yang memilih mengurangi keterlibatan dalam tanggung jawab kolektif untuk mengatasi polusi dan perubahan iklim. Padahal, menurutnya, aktivitas ekonomi negara-negara tersebut turut memberikan kontribusi besar terhadap emisi global.

Menurut Jumhur, pengelolaan sumber daya alam, pencegahan degradasi lingkungan, serta pembangunan ketahanan iklim merupakan bagian penting dari keberlanjutan pembangunan.

Menteri Lingkungan Hidup RI Moh Jumhur Hidayat di Pertemuan Menteri Lingkungan negara-negara anggota BRICS di New Delhi, India, Selasa, 18 Agustus 2026. (Istimewa)

Indonesia juga menekankan pentingnya perlindungan keanekaragaman hayati darat dan laut sebagai fondasi ekosistem, ketahanan iklim, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau dan mayoritas penduduk yang tinggal di kawasan pesisir, Indonesia menghadapi berbagai risiko perubahan iklim, mulai dari kenaikan permukaan laut hingga cuaca ekstrem dan bencana terkait iklim.

“Bagi Indonesia, adaptasi iklim bukanlah agenda pinggiran. Ini adalah pilar utama pembangunan berkelanjutan dan pengaman bagi kemakmuran nasional kita,” ujar Jumhur dalam keterangan tertulis yang diterima.

Ia menyebut, Indonesia telah memiliki Rencana Adaptasi Nasional 2026–2030 sebagai peta jalan menuju ketahanan iklim sekaligus mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Jumhur juga menekankan bahwa solusi lingkungan tidak hanya dapat mengandalkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, pengetahuan tradisional masyarakat juga memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan iklim.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore