Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 01.45 WIB

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Tembus 500 Jiwa, 1.500 Orang Masih Hilang

Banjir bandang di Nepal. (AP: Niranjan Shrestha) - Image

Banjir bandang di Nepal. (AP: Niranjan Shrestha)

JawaPos.com - Korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-Tibet terus melonjak hingga laporan terbaru mencatat sebanyak 543 orang telah tewas sementara lebih dari 1.500 orang masih dinyatakan hilang. 

Operasi pencarian dan penyelamatan kembali dilanjutkan ketika ancaman banjir susulan masih membayangi kawasan terdampak.

Bencana yang menerjang pada Rabu lalu itu menghancurkan bangunan, jembatan, kendaraan, serta permukiman di sepanjang jalur aliran air dan lumpur. Sejumlah wilayah berubah menjadi hamparan lumpur cokelat setelah diterjang arus deras yang datang secara tiba-tiba.

Besarnya jumlah korban membuat bencana ini menjadi salah satu tragedi banjir paling mematikan di kawasan tersebut. Tim penyelamat dari kedua negara kini masih menyisir wilayah terdampak untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Ancaman Belum Berakhir

Operasi penyelamatan berlangsung di tengah peringatan mengenai potensi banjir berikutnya. Otoritas Nepal dan Tiongkok memperingatkan warga di kawasan yang berpotensi terdampak agar segera berpindah ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, melansir CBC News, ancaman tersebut dilaporkan berasal dari sebuah danau yang terbentuk di bagian hulu setelah bencana terjadi. Danau itu dilaporkan sudah meluap dan masih berpotensi menerima tambahan air dalam jumlah besar.

Kementerian Sumber Daya Air Tiongkok memperkirakan danau tersebut menampung sekitar 2 juta meter kubik air dan dapat menerima tambahan sekitar 3 juta meter kubik dalam tiga hari berikutnya.

Penyiar negara Tiongkok, CCTV, melaporkan bahwa penghalang alami danau berada lebih dari 10 kilometer dari Pelabuhan Gyirong, titik perlintasan perbatasan yang sebelumnya diterjang lumpur dan banjir. 

Danau tersebut berada pada ketinggian sekitar 2.950 meter, atau sekitar 1.000 meter lebih tinggi dari Pelabuhan Gyirong.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: CBCnews
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore