Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04.47 WIB

Angkatan Laut Amerika Serikat Hadapi Kekurangan Dana Usai Konflik Iran Menguras Anggaran Militer

Angkatan Laut Amerika Serikat hadapi kekurangan dana akibat konflik Iran (The Guardian) - Image

Angkatan Laut Amerika Serikat hadapi kekurangan dana akibat konflik Iran (The Guardian)

JawaPos.com – Perang Donald Trump terhadap Iran dilaporkan dengan cepat menguras anggaran Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), berdasarkan dokumen dan wawancara dengan pejabat, kontraktor, serta analis pertahanan.

Dilansir dari laman The Guardian pada Jum'at (28/8), Angkatan Laut AS disebut harus mengalihkan dana dari sejumlah kebutuhan, termasuk anggaran penggajian, untuk membiayai operasi tempur setelah konflik yang dimulai pada 28 Februari tersebut.

Sebuah memo Pentagon bahkan memperingatkan adanya kekurangan pada rekening penggajian karena dana dialihkan untuk mendukung operasi militer di luar negeri.

Kondisi tersebut turut berdampak pada pemeliharaan fasilitas dan kesiapan operasional Angkatan Laut AS, sementara persediaan amunisi juga terus terpakai dalam operasi gabungan AS-Israel dan menghadapi serangan balasan Iran.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menyatakan perang di Iran telah menelan biaya sekitar USD 35,7 miliar atau sekitar Rp589,05 triliun, sedangkan pemerintahan Trump meminta Kongres menyediakan dana darurat pertahanan sebesar USD 67 miliar atau sekitar Rp1.105,5 triliun.

Namun, ketidakjelasan mengenai tujuan akhir perang dan sulitnya memperoleh persetujuan Kongres membuat persoalan pendanaan semakin rumit.

Sejumlah analis dan mantan pejabat menilai kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi militer AS karena pendanaan operasi perang harus berjalan beriringan dengan kebutuhan kesiapan jangka panjang.

Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Daryl Caudle sebelumnya telah memperingatkan Kongres bahwa anggaran tahun fiskal 2026 tidak memperhitungkan biaya operasi militer tersebut dan dapat memengaruhi pengerahan pasukan serta latihan rutin.

Angkatan Laut AS membantah bahwa dana pemeliharaan dan operasional telah habis, tetapi mengakui sedang mengelola sumber daya untuk memenuhi kewajiban pembayaran dan mempertahankan kesiapan sepanjang tahun fiskal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore