Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 September 2026 | 18.32 WIB

Prabowo Bicara di KTT BRICS, Galang Kekuatan Kolektif untuk Hadapi Gejolak Global

Momen akrab Presiden Prabowo bersama PM Modi, Putin, dan Xi Jinping jelang pembukaan KTT BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu (12/9). - Image

Momen akrab Presiden Prabowo bersama PM Modi, Putin, dan Xi Jinping jelang pembukaan KTT BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu (12/9).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mendorong negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) untuk melakukan kerja sama kolektif untuk menghadapi gejolak global. 

Menurut dia, gejolak geopolitik dunia yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi global perlu dihadapi dengan membangun kerja sama antar negara.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, dikutip Minggu (13/9).

Ia mengatakan, ketahanan perlu dibangun secara berjenjang, dimulai dari tingkat nasional, diperkuat melalui kerja sama regional, dan selanjutnya dikembangkan menjadi ketahanan kolektif di tingkat global.

Ia menegaskan pentingnya kekuatan kolektif BRICS untuk memperkuat tata kelola global, menjamin ketahanan pangan dan energi, serta menciptakan peluang Pembangunan.

“BRICS mewakili setengah umat manusia dan bagian yang besar dari perekonomian dan perdagangan global. BRICS menyatukan pasar-pasar terbesar dan para produsen energi utama di dunia. Hal ini menciptakan kekuatan kolektif yang sangat besar,” ujar Prabowo 

Prabowo menekankan, pengalaman ASEAN menjadi salah satu contoh bagaimana kerja sama regional dapat berkontribusi dalam membangun ketahanan.

Di tengah berbagai dinamika geopolitik dan geoekonomi, ASEAN telah menjadi wadah bagi negara-negara di kawasan untuk memperkuat dialog, kerja sama, serta menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi regional.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya reformasi berbagai institusi multilateral agar semakin responsif terhadap perubahan lanskap global, dan mampu merepresentasikan kepentingan negara berkembang secara lebih adil.

Reformasi tersebut antara lain mencakup Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), World Trade Organization (WTO), serta International Financial Institutions (IFIs).

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore