
Peluncuran roket Atlas V milik United Launch Alliance membawa muatan rahasia untuk Angkatan Antariksa AS dari Cape Canaveral, Florida, pada 2024 / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Ruang angkasa kini secara terbuka menjadi medan persaingan militer. Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya mengonfirmasi telah menempatkan senjata di orbit Bumi, sementara Tiongkok dan Rusia terus mengembangkan kemampuan untuk mengganggu atau menyerang satelit dalam konflik masa depan.
Pengakuan Washington menunjukkan bahwa orbit Bumi telah menjadi bagian penting dari persaingan kekuatan militer, mengingat satelit menopang komunikasi, navigasi, dan pengawasan.
Menteri Angkatan Udara AS Troy Meink mengatakan senjata yang disebut “on-orbit space control weapons” diperlukan untuk melindungi pasukan AS dari tindakan musuh. Namun, dia tidak menjelaskan jenis senjata, kemampuan, maupun kapan sistem itu ditempatkan di orbit. Meink menyatakan AS harus siap menghadapi “ancaman yang terus berkembang” di ruang angkasa.
Dilansir dari BBC, Rabu (16/9/2026), Meink menyampaikan pengakuan itu saat konferensi Air, Space and Cyber di Maryland, Senin. Pernyataan tersebut menjadi pengakuan publik pertama Washington bahwa kemampuan ofensif berbasis ruang angkasa telah ditempatkan di orbit.
Sebelumnya, para pejabat militer AS telah menyerukan penguatan kemampuan antariksa dengan alasan Tiongkok dan Rusia mengembangkan teknologi untuk menyerang atau mengganggu satelit AS dalam konflik di masa depan.
Ruang lingkup kemampuan itu masih belum jelas. Juru bicara US Space Force menjelaskan, “kendali ruang angkasa mencakup misi yang diperlukan untuk menandingi dan mengendalikan domain antariksa, dengan menggunakan sarana kinetik dan nonkinetik untuk memengaruhi kemampuan lawan melalui gangguan, degradasi, bahkan penghancuran jika diperlukan.” Menurutnya, “kemampuan ini dapat digunakan untuk tujuan ofensif dan defensif atas arahan komando tempur.”
Karena Washington tidak mengungkap bentuk senjatanya, para ahli hanya dapat memperkirakan. Pakar penggunaan militer ruang angkasa dari Royal United Services Institute, Bleddyn Bowen, mengatakan informasi publik mengenai teknologi itu “sangat sedikit” dan bisa mencakup “berbagai macam sistem senjata”. Kepada BBC Radio 4, dia menegaskan dirinya “benar-benar hanya menebak” ketika memperkirakan sistem tersebut.
Bowen menduga salah satu kemungkinan adalah “platform peperangan elektronik atau pengacauan radio”. Sistem itu dapat mengganggu komunikasi satelit tanpa menghancurkannya secara fisik. Kemungkinan lain ialah “kendaraan penghancur kinetik”, yakni wahana yang melepaskan proyektil untuk menabrak dan menghancurkan satelit. Namun, opsi ini lebih kecil kemungkinannya karena serangan fisik dapat menghasilkan banyak puing antariksa.
Pengumuman AS langsung mendapat respons dari Tiongkok. Beijing memperingatkan risiko perlombaan senjata di ruang angkasa. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, seperti dikutip AFP dan dilansir BBC, mengatakan, “Kami mendesak pihak AS menghentikan perluasan kemampuan militernya dan persiapan perang di luar angkasa.” Respons itu menunjukkan potensi tekanan strategis antara dua kekuatan besar di orbit.
Langkah tersebut juga berkaitan dengan rencana pertahanan pemerintahan Presiden Donald Trump. Kemampuan berbasis ruang angkasa dan rudal pencegat disebut sebagai bagian penting sistem Golden Dome untuk melindungi AS dari rudal. Tahun lalu, Trump menerbitkan perintah eksekutif yang menegaskan peran Space Force bukan hanya mempertahankan aset AS, tetapi juga sebagai kekuatan yang dapat melakukan serangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022