
Fatima Ezzahra El Mansouri, Moroccan minister, politician and mayor of Marrakech, takes part in an electoral rally for Authenticity and Modernity Party (PAM) ahead of the upcoming legislative elections, in Tangier, Morocco, Wednesday, Sept. 16, 2026. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy)
JawaPos.com - Fatima El Mansouri menempuh perjalanan panjang sebelum akhirnya ditunjuk menjadi perdana menteri Maroko. Berawal dari pengacara yang menangani transaksi komersial dan properti, ia kemudian menjadi wali kota perempuan pertama Marrakech, masuk parlemen, menduduki kursi menteri, hingga memimpin partai yang memenangkan pemilu 2026.
Raja Mohammed VI menunjuk Mansouri, 50, untuk membentuk pemerintahan baru setelah partainya, Authenticity and Modernity Party (PAM), memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan parlemen. Penunjukan itu sekaligus menjadikannya perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko.
Namun, perjalanan politik Mansouri tidak hanya dibentuk oleh jabatan yang pernah diembannya. Latar belakang keluarga, pendidikan di Prancis dan Amerika Serikat, pengalaman sebagai pengacara, serta kiprahnya selama bertahun-tahun di politik lokal dan nasional ikut membentuk sosoknya di panggung politik Maroko.
Melansir Al Monitor, Rabu (30/9), Mansouri lahir di Marrakech pada 3 Januari 1976. Ia berasal dari keluarga yang memiliki akar di wilayah Rhamna, dekat Marrakech.
Ayahnya, Abderrahmane El Mansouri, merupakan pejabat lokal di Marrakech sebelum kemudian ditunjuk sebagai duta besar Maroko untuk Uni Emirat Arab.
Lingkungan keluarga tersebut membuat Mansouri tumbuh dekat dengan dunia pemerintahan dan kehidupan politik lokal.
Namun, sebelum memasuki politik, ia lebih dulu menempuh pendidikan dan membangun karier di bidang hukum.
Menurut biografi Mansouri yang diterbitkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), ia bersekolah di institusi pendidikan berbahasa Prancis di Marrakech.
Setelah itu, Mansouri melanjutkan studi hukum di Universitas Montpellier, Prancis. Ia kemudian memperoleh gelar hukum bisnis Anglo-Amerika dari Pace University di New York serta gelar hukum privat dari Universitas Mohammed V di Rabat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022