Ilustrasi virus Ebola (Freepik)
JawaPos.com - Lebih dari 4.000 orang meninggal akibat kasus penyakit virus Ebola di Republik Demokratik Kongo. Ihwal adanya hal ini berdasarkan laporan portal berita Actualite, yang mengutip Lembaga Kesehatan Masyarakat Nasional Kongo (INSP).
Dilansir dari Antara, Sabtu (3/10), hampir 8.300 kasus Ebola telah dikonfirmasi di tujuh provinsi di Kongo, dengan total 4.018 kasus kematian.
Tingkat kematian mencapai 48,4 persen, sementara 2.162 orang telah dinyatakan sembuh.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Afrika, Jean Kaseya, mengatakan virus Ebola menjadi ancaman bagi negara-negara tetangga Kongo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022