
Houthi klaim lancarkan serangan drone dan rudal ke pangkalan militer Arab Saudi (The Guardian)
JawaPos.com - Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric menyatakan bahwa lembaga dunia tersebut menyerukan kepada semua pihak dalam konflik bersenjata yang sedang berlangsung di Yaman untuk menahan diri dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
“Kami sekali lagi menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri, mendesak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, dan menahan diri dari serangan langsung terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” kata Dujarric dalam konferensi pers, dilansir dari Antara, Kamis (8/10).
PBB mengutuk serangan yang dilakukan oleh Houthi, Yaman, ke Arab Saudi, termasuk serangan yang dilaporkan pada Rabu di sekitar Bandara Internasional Raja Khalid Riyadh, lanjut Dujarric.
Bentrokan militer antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi kembali terjadi pada pertengahan Juli setelah jeda selama empat tahun. Sejak itu, Houthi berhasil menguasai seluruh pantai barat Laut Merah dan kota-kota dekat Selat Bab al-Mandab.
Awal pekan ini, kelompok Houthi mengatakan mereka telah menyerang bandara di Riyadh Arab Saudi dan kota Abha di selatan, serta kilang minyak perusahaan minyak dan gas milik negara Saudi Aramco di Jeddah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022