
Ilustrasi daycare. (Pexels/Naomi Shi)
JawaPos.com – Pengawasan terhadap tempat penitipan anak atau daycare didorong untuk makin diperketat. Sebab, daycare harus berorientasi terhadap keselamatan dan kenyamanan anak selama tidak bersama orang tuanya.
Dengan begitu, peristiwa penganiayaan terhadap anak balita seperti di Wensen School Indonesia Depok, tidak terulang.
"Negara harusnya hadir lebih awal sebelum terjadinya suatu tindakan pidana yang memakan korban. Apalagi korbannya adalah anak-anak. Organ negara selalu terlambat memitigasi, apalagi mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan kepada anak-anak," ujar Praktisi Hukum Henry Indraguna kepada wartawan, Selasa (13/8).
Henry mengatakan, negara harus memberikan sanksi tegas sebagai efek jera supaya kasus-kasus serupa tidak terulang lagi. Kekerasan terhadap anak harus menjadi perhatian ekstra pemerintah.
"Jangan lagi memakan korban anak. Jangan sampai anak-anak yang tidak berdosa jadi korban pengelola, pemilik, dan pengasuh daycare," tegasnya.
Politikus partai Golkar itu juga meminta penyelenggara negara segera membuat regulasi yang mengatur keberadaan daycare. Sehingga keselamatan anak bisa lebih terjamin.
Selain itu, pemilik dan pengasuh daycare harus memiliki sertifikasi kompetensi yang bisa diaudit oleh publik. "Selama ini, pengasuh daycare lebih banyak juga berlatar belakang pendidikan rendah. Sehingga mempengaruhi treatment mereka kepada anak-anak," ucap Henry.
Henry juga mendorong agar ada mekanisme pengawasan ekstra terhadap daycare secara berkala. "Jangan sampai memunculkan daycare ilegal atau daycare abal-abal. Terlebih saat ini izin mendirikan daycare sangat mudah diperoleh masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Polres Metro Depok telah menetapkan pemilik Daycare Wensen School Indonesia Depok berinisial MI sebagai tersangka penganiayaan terhadap anak balita. "Penangkapan ini tentu sudah ada penetapan tersangkanya," kata Kapolres Metro Depok Kombespol Arya Perdana kepada wartawan, Kamis (1/8).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
