
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tampil di forum internasional High-Level Political Forum yang digelar di markas besar PBB, New York, Rabu (16/7). (Istimewa)
JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali menegaskan komitmennya menjadikan Ibu Kota sebagai kota global yang berkelanjutan. Dalam acara "Jakarta Sustainability Forum: Advancing for Top #20 Global City" di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7), Pramono menyampaikan arah pembangunan kota yang tak hanya maju secara fisik, tapi juga ramah lingkungan dan inklusif.
Ia mengapresiasi langkah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta yang telah berkolaborasi dengan AT Kearney Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dalam membentuk fondasi kota tangguh menghadapi perubahan iklim.
Mantan Sekretaris Kabinet itu menegaskan bahwa transformasi Jakarta dari pusat pemerintahan menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global harus dibarengi dengan pendekatan yang berkelanjutan.
Bahkan, ia mencontohkan bagaimana New York memanfaatkan rel kereta terbengkalai menjadi taman publik “The High Line” yang kini menjadi ikon dunia.
“Aspek keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan syarat mutlak agar Jakarta dapat menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.
Tak sekadar retorika, Pramono menggarisbawahi langkah konkret yang telah dan akan diambil Pemprov DKI. Mulai dari memperluas ruang terbuka hijau (RTH), hingga normalisasi dan naturalisasi sungai-sungai yang selama ini rawan banjir.
“Saya mengajak semua pihak memastikan pembangunan kota ini tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan inklusif demi mewujudkan Jakarta sebagai Top 20 Global City yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Diketahui, saat ini Jakarta sebagai kota global menempati peringkat ke-74 dari 156 kota di dunia. Posisi ini berada di bawah kota-kota besar lainnya di ASEAN, seperti Singapura yang berada di urutan ke-7, Bangkok ke-45, Manila ke-70, dan Kuala Lumpur ke-72.
Masuk ke jajaran 20 kota global teratas dunia ditargetkan terjadi pada tahun 2045, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia (Indonesia Emas 2045).

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
