Ilustrasi orang hilang. (Antara)
JawaPos.com–Seorang santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin, Kampung Cilangkap RT5/16, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, dilaporkan hilang sejak Senin (2/2) sore. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pencarian intensif.
Santriwati yang dilaporkan hilang itu berusia 17 tahun, kelahiran Jakarta, 12 April 2008. Dia tercatat beralamat di Desa Danasaei, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengatakan laporan diterima setelah pihak pesantren menyadari korban tidak berada di lingkungan ponpes.
”Benar, sampai saat ini belum ditemukan,” ujar Kompol Jupriono saat dikonfirmasi Senin (23/2).
Kompol Jupriono mengatakan, dalam proses pencarian, teman sekamar korban menemukan sepucuk surat yang diletakkan di atas lemari kamar asrama. Surat tersebut diduga ditulis korban sebelum meninggalkan pondok.
Isi surat itu berbunyi:
SAYA MEMINTA MAAF UMI DAN USTADZ SERTA TEMAN-TEMAN BAHWA SAYA INGIN PERGI GATAU BERAPA LAMA DAN GATAU KEMANA TOLONG JANGAN KASIH TAU ORANGTUA SAYA JUGA DAN JANGAN DICARI, DAN SAYA MEMINTA TOLONG UNTUK BAYARKAN SEMPOL SAYA SEBESAR RP 2.500.
Surat tersebut menjadi salah satu petunjuk awal dalam penyelidikan. Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif pasti di balik kepergian korban.
”Kami masih mendalami kenapa meninggalkan pondok. Selain mencari, kami mengimbau apabila masyarakat melihat atau mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar segera melapor ke Polsek Cimanggis,” tegas Kompol Jupriono.
Aparat kepolisian masih melakukan pencarian dan koordinasi dengan keluarga serta pihak pondok pesantren untuk memastikan keselamatan korban.
Dia memaparkan, peristiwa bermula pada Senin, 2 Februari 2026 sekitar pukul 16.30. Saat itu, Ponpes Al Muhajirin menggelar pengajian rutin yang diikuti para santri. Namun, sang santriwati itu tidak terlihat mengikuti kegiatan tersebut.
Seusai pengajian, teman-teman dan pengurus pondok berinisiatif mencari korban ke kamar asrama. Dia tidak ditemukan di tempat tidur maupun area sekitar pesantren.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
