Alat berat memindahkan sampah di TPA Bantar gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sampah di Kawasan Zona 4 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, dilanda longsor maut pada Minggu (8/3) siang. Peristiwa tragis ini menelan empat korban jiwa dan menimbun sejumlah armada truk sampah serta bangunan di lokasi kejadian.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini mengeluarkan peringatan keras bagi warga dan petugas di lapangan. Mengingat cuaca ekstrem masih mengintai, risiko longsor susulan di Bantargebang menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menegaskan, stabilitas material longsor saat ini masih sangat labil. Kondisi ini diperparah dengan prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek dalam dua hari ke depan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan, operasi pencarian masih terus di lakukan. Untuk itu ia mengingatkan bahwa stabilitas material di lokasi kejadian saat ini masih sangat labil. Kondisi ini bisa diperparah dengan ramalan cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek.
"Stabilitas material longsor yang masih labil berisiko memicu pergerakan tanah susulan, sehingga tim di lapangan diinstruksikan untuk menjalankan protokol keselamatan yang ketat agar tidak menambah korban jiwa," tegas Abdul Muhari, Senin (9/3).
BNPB turut mengimbau masyarakat dan pengelola kawasan di sekitar TPA, termasuk wilayah lain dengan topografi lereng perbukitan, maupun kaki gunung untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap potensi pergerakan tanah.
Masyarakat diminta segera mengevakuasi diri ke tempat aman jika melihat tanda-tanda retakan tanah atau curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus.
"Peningkatan mitigasi dan kesiapsiagaan di tingkat lokal sangat krusial dilakukan agar fenomena serupa tidak terulang dan risiko bencana dapat ditekan seminimal mungkin," tegasnya.
Update Korban: 4 Orang Meninggal Dunia
Tragedi yang terjadi pukul 14.30 WIB ini mengakibatkan empat orang warga meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran. Selain korban jiwa, sejumlah truk sampah dan bangunan warung dilaporkan hancur rata dengan tanah.
Berdasarkan data tim di lapangan, berikut identitas korban yang telah teridentifikasi:
- EW (Perempuan, 25 tahun)
- S (Perempuan, 60 tahun)
- DS (Laki-laki, Sopir Truk Sampah)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022