
Proses evakuasi gerbong terakhir, gerbong 10 KRL, dalam insiden kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo, di stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perjalanan KRL Commuter Line untuk sementara waktu hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Bekasi, Selasa (28/4). Ini merupakan imbas kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pantauan JawaPos.com di lokasi pukul 16.35 WIB, terlihat petugas masih mengupayakan pengangkatan KRL gerbong wanita yang menutupi jalur menggunakan alat berat.
Upaya pengangkatan yang dilakukan sejak siang itu masih belum membuahkan hasil. Sebagian pagar di stasiun sudah dipotong guna mempermudah proses evakuasi.
Jalur hulu dan hilir menjadi prioritas utama untuk segera dinormalisasi agar aktivitas masyarakat kembali lancar.
Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin menjelaskan, evakuasi kereta Argo Anggrek sudah lakukan 100%. Lokomotif kereta tersebut pun sudah lepas dari rangkaian KRL yang terdampak.
Baca Juga:Korban Tabrakan Kereta Stasiun Bekasi Timur Bertambah, AHY: 15 Korban Meninggal, 88 Dirawat
"Dan jalur hilirnya juga dari tadi malam juga sudah kita buka dan bisa beroperasi normal, walaupun untuk sementara waktu sampai waktu yang kami akan tentukan yang akan ditentukan lagi, Commuter Line atau KRL akan ditutup dulu. Akan ditutup dulu dan stasiun terakhir layanan terakhir adalah Stasiun Bekasi," ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Bobby juga melaporkan sebanyak 25 kereta dilaporkan tertunda perjalanannya akibat gangguan operasional yang terjadi.
Pihak PT KAI saat ini masih berfokus pada upaya pemulihan jalur, termasuk mengevakuasi rangkaian kereta yang terdampak.
Disisi lain, pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi rel, sistem persinyalan, hingga LAA (Listrik Aliran Atas) untuk memastikan keamanan.
Baca Juga:Tabrakan Kereta Stasiun Bekasi Timur: Guru SDN Pulogebang 11 Jakarta Jadi Korban Meninggal
"Bebasin jalur ini kan tidak hanya tidak ada halangan di atasnya, kita juga harus pastikan kondisi dari relnya, kondisi juga dari LAA-nya di atas, kemudian kondisi juga dari persinyalannya. Jangan-jangan terimpact oleh tumburan tadi malam. Jadi segera nanti kita evaluasi jika semua komponen itu jalan segera kita buka," terang Bobby.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
