
Kebakaran hebat terjadi di Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4). (Instagram)
JawaPos.com - Insiden kebakaran melanda Tower C Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis (30/4) pagi. Peristiwa ini memicu kepanikan penghuni saat asap tebal mulai memenuhi lorong gedung bertingkat tersebut.
Pihak pengelola memastikan bahwa evakuasi besar-besaran dilakukan untuk menyelamatkan ratusan nyawa yang berada di dalam tower. Meski tidak ada korban jiwa, kepulan asap yang pekat sempat membuat sejumlah penghuni dilarikan ke rumah sakit.
Manajer Apartemen Mediterania, Anggi Febrianti, mengungkapkan bahwa api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.30 WIB. Sistem keamanan gedung langsung memberikan sinyal peringatan dini begitu titik api muncul di salah satu unit.
Anggi mengklaim sistem proteksi kebakaran di apartemen tersebut bekerja sesuai prosedur. Hal ini memungkinkan tim internal untuk memberikan respons cepat sebelum api merambat lebih luas ke unit atau tower lainnya.
"Kondisi awal kejadian kurang lebih setengah delapan pagi. Di gedung kami memang ada sistem proteksi kebakaran, dan MCFA (Master Control Fire Alarm) kami mengidentifikasi adanya titik api," ujar Anggi di lokasi kejadian, Kamis (30/4).
Ia juga membantah kabar bahwa alarm gedung tidak berfungsi. Menurutnya, bunyi alarm yang nyaring menjadi faktor kunci mengapa tim evakuasi bisa langsung bergerak ke titik koordinat kebakaran hanya dalam hitungan menit.
"Dapat saya pastikan (alarm) berbunyi. Makanya pukul 07.30 tim langsung ke lokasi. Semua sistem gedung berfungsi baik," tegasnya.
Proses Evakuasi dan Penanganan Asap
Senada dengan Anggi, Humas Apartemen Mediterania Erlan Kallo menjelaskan, fokus utama petugas saat ini adalah penyisiran area. Mengingat apartemen adalah ruang tertutup, tantangan terbesar bagi petugas Damkar bukanlah api, melainkan asap yang terperangkap.
Tim pemadam kebakaran harus menggunakan peralatan khusus untuk mengeluarkan asap (smoke extraction) dari dalam gedung agar jarak pandang dan sirkulasi udara kembali normal. Penyisiran dilakukan dari lantai ke lantai guna memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
