
Ilustrasi pelaku kejahatan pedofilia.
JawaPos.com - Jagat media sosial (medsos) heboh dengan kabar jaringan pedofilian melibatkan Warga Negara (WN) Jepang di Indonesia. Bermula dari informasi yang diunggah oleh pemilik akun X @hunter_tnok, informasi tersebut memantik atensi publik. Jajaran kepolisian melalui Polda Metro Jaya pun turun tangan.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dugaan jaringan pedofilian yang kerap beraksi di wilayah Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel) itu kini tengah didalami oleh Ditresiber Polda Metro Jaya serta Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya. Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait dengan dugaan pelanggaran hukum tersebut segera melapor.
”Polisi harus menjaga ruang-ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak apalagi terkait tentang adanya dugaan eksploitasi anak. Isu yang beredar tentang adanya WNA (Jepang) terkait dengan anak-anak dibawah umur. Ini masih didalami,” kata dia pda Senin (22/5).
Budi mengungkapkan bahwa masyarakat bisa membuat aduan secara langsung ke kantor polisi atau membuat laporan di nomor 110. Meski belum mendapatkan informasi pasti, Budi menyatakan, pihaknya sangat menyayangkan bila ada wisatawan dari luar negeri datang ke Indonesia untuk mencari lokasi prostitusi. Apalagi bila informasi yang beredar luas di medsos benar adanya.
”Kami menyayangkan jika memang terjadi seperti itu. Tetapi negara harus hadir, bagaimana melindungi perempuan dan anak yang ada di Indonesia. Apalagi kasus ini terkait dengan eksploitasi anak,” tegasnya.
Polda Metro Jaya tegas menyatakan tidak pernah dan tidak akan memberi ruang kepada setiap pelaku eksploitasi anak di bawah umur. Apapun alasannya, polisi tidak mentolerir tindakan tersebut. Setiap pelaku yang terlibat akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun demikian, saat ini pendalaman masih terus berjalan.
”Nanti kami akan dalami, yang penting kasus ini akan menjadi prioritas karena kasus ini terkait tentang anak, perempuan dan kaum rentan,” ujarnya.
Unggahan akun @hunter_tnok sudah menjangkau lebih dari 3 juta pengguna X. Berbagai komentar pun bermunculan. Tidak sedikit yang mengaku kecewa dan meluapkan emosi lewat komentarnya. Salah satunya pemilik akun @flowerbu77 yang menyatakan bahwa kasus tersebut harus viral. Demikian pula akun @Enov_Jkt.
”Gila sih! pelakunya bangga lagi mendokumentasikan aksinya. Tolong @ImigrasiJakarta @Ditjen_Imigrasi cek izin tinggal WNA yang bersangkutan. Jangan kasih ampun buat predator seperti ini,” tulisnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
