
Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner di sejumlah titik rawan kriminalitas pada Minggu (31/5) dini hari. (Istimewa)
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Pusat terus mengamankan wilayahnya dari ancaman kriminalitas jalanan. Dalam Operasi Cipta Kondisi yang digelar pada Minggu (31/5) dini hari, petugas menciduk tujuh orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di ibu kota. Razia besar-besaran ini menyasar sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ratusan Personel Gabungan Sisir Titik Rawan Jakarta Pusat
Operasi senyap yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB ini tidak main-main. Sebanyak 160 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan seluruh Polsek jajaran dikerahkan untuk menyisir jalanan serta lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan operasi cipta kondisi rutin dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Polisi fokus memetakan wilayah yang berpotensi menjadi ajang tawuran dan transaksi barang haram.
"Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas jalanan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat," ujar Kombes Pol Reynold, Minggu (31/5).
Tembakau Sintetis hingga Obat Keras Berhasil Disita
Berdasarkan hasil penyisiran di lapangan, petugas di berbagai wilayah Polsek berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang buktinya. Di wilayah Gambir, petugas bergerak cepat setelah menemukan indikasi transaksi narkotika golongan satu.
Dalam operasi tersebut, jajaran Polsek Metro Gambir mengamankan dua pria berinisial TW dan A yang diduga terkait kepemilikan narkotika jenis tembakau sintetis dan kristal putih. Polisi juga menyita plastik klip serta timbangan digital dari tangan para terduga pelaku.
Tak berselang lama, pergerakan serupa juga membuahkan hasil di kawasan Menteng dan Johar Baru. Sementara itu, Polsek Metro Menteng mengamankan seorang pria berinisial GS terkait kepemilikan obat keras jenis tramadol.
Di wilayah Johar Baru, polisi mengamankan empat orang berinisial BP, DPR, RN, dan BP terkait kepemilikan satu klip tembakau sintetis, enam butir tramadol, dan empat butir eximer.
Selain berfokus pada peredaran narkoba, petugas juga menindak sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan sah maupun tanpa pelat nomor yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan. Kendaraan-kendaraan bodong ini langsung diangkut oleh petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
