
Ilustrasi penusukan. Seorang pria di Kemayoran jadi korban penusukan brutal saat menggendong anaknya. (Freepik/EyeEm)
JawaPos.com - Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (15/6) dini hari pukul 01.05 WIB. Seorang pria bernama Asep Jakarta Sudrajat, 35, tewas mengenaskan setelah menjadi korban penusukan di Jalan Utan Panjang 3, RT 17 RW 06, Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kasus penusukan di Kemayoran ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas jalanan di ibu kota. Pihak kepolisian bergerak mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang diketahui bekerja sebagai karyawan swasta ini tidak berdaya saat pelaku menyerangnya secara mendadak menggunakan senjata tajam.
Kanit Reskrim Polsek Kemayoran AKP Budi Setiadi menjelaskan, peristiwa mematikan ini berlangsung sangat cepat dan dramatis. Kejadian bermula saat suasana di sekitar Jalan Utan Panjang masih tampak sepi. Beberapa saksi mata di lokasi melihat korban sedang berjalan kaki sembari menggendong buah hatinya yang masih kecil.
Sekitar pukul 01.20 WIB, salah seorang saksi bernama Viki Amanullah tengah membawa meja untuk keperluan warga yang meninggal dunia di kawasan Jalan Utan Panjang 3 Gang Toka-toka. Di saat itulah, ketegangan mulai memuncak ketika korban berjalan ke arah pelaku yang tampaknya sudah menunggu.
Warga sekitar tidak menyangka bahwa pertemuan tersebut akan berakhir dengan pertumpahan darah. Pelaku ternyata sudah mempersiapkan senjata tajam berupa pisau dapur dan langsung mengonfrontasi korban dengan nada penuh emosi.
"Setelah itu disitu saksi melihat korban Membawa anaknya jalan menuju pelaku penusukkan. Dan dari situ pelaku penusukkan sudah membawa senjata tajam berupa pisau dapur," ujar Budi, Senin (15/6).
Sebelum melancarkan aksi kejinya, pelaku sempat meneriaki korban dengan kalimat tuduhan. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghardik korban di depan anaknya sendiri.
Pelaku berteriak dengan nada tinggi, "Loe kenapa Jas ninggalin gue disana sendirian,".
Mendengar ancaman dan melihat senjata tajam yang berkilat di tangan pelaku, korban tersebut langsung panik. Demi menyelamatkan sang anak dari bahaya, korban menurunkan anaknya pada saat di gedong. Tindakan responsif ini dilakukan korban agar sang buah hati tidak ikut terluka dalam keributan tersebut.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
