
Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo saat konferensi pers, Senin (15/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan semakin nekat dan menggunakan modus yang kian beragam. Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat Salemba mengungkap dua upaya penyelundupan barang haram tersebut sekaligus dalam satu hari, Senin (15/6).
Aksi nekat ini digagalkan oleh petugas yang jeli saat memeriksa barang bawaan dan badan pengunjung.
Modus Cairan Obat Batuk Palsu
Baca Juga:Anggota Persma 'Suma UI' Alami Intimidasi, Doxing, hingga Dikuntit usai Unggah Soal Pride Month
Penyelundupan pertama terjadi pada sesi kunjungan pagi hari, tepatnya pukul 10.50 WIB. Seorang pengunjung wanita muda berinisial NA, 22, mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan botol obat bawaan.
Kecurigaan petugas bermula saat memeriksa botol obat batuk merek OBH Combi berukuran 60 ml yang dibawa oleh pelaku. Petugas pemeriksa barang mendapati isi botol tersebut hanya terisi setengahnya saja. Tak hanya itu, cairan di dalamnya mengeluarkan bau menyengat yang sangat tidak wajar dan berbeda dari aroma obat batuk pada umumnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, cairan mencurigakan tersebut diduga kuat merupakan narkotika jenis cairan Etomidate. Petugas langsung menyita barang bukti tersebut untuk diproses lebih lanjut oleh kepolisiam.
Sabu 8 Gram Disembunyikan di Kunciran Rambut
Modus operandi yang tidak kalah cerdik kembali ditemukan pada sesi kunjungan siang pukul 14.40 WIB. Kali ini, petugas wanita di bagian penggeledahan badan mengamankan seorang pengunjung wanita berinisial MU, 39.
MU mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam rutan. Pelaku menyembunyikan paket sabu tersebut di dalam kunciran rambut berwarna hitam yang dikenakannya untuk mengelabui pemeriksaan.
Namun, berkat penggeledahan badan yang sangat ketat dan menyeluruh, petugas mendeteksi keberadaan benda mencurigakan di kepala pelaku. Setelah diperiksa, kunciran rambut tersebut ternyata berisi paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor kurang lebih 8 gram.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
