
Aparat dan Massa bentrok dalam proses eksekusi pengosongan lahan kawasan eks Hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Kamis (18/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - 69 orang pendemo saat eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, diamankan pihak kepolisian, Kamis (18/6). Diketahui, eksekusi berujung ricuh ketika sekelompok massa nekat melakukan perlawanan dan memblokade jalan masuk untuk menghadang petugas gabungan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menuturkan, massa yang ditangkap tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan kerja dengan pihak manajemen hotel. Mereka semua kini telah digiring ke mapolda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Sementara ini yang diamankan adalah 69 orang dan ini bukan merupakan karyawan dari eks Hotel Sultan. Ini kami luruskan," ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di lokasi, Kamis (18/6).
Budi menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, massa yang berkumpul tersebut diduga kuat merupakan kelompok luar yang sengaja didatangkan ke lokasi.
"Jadi mereka adalah massa yang dimobilisasi untuk mencoba menghalang-halangi dalam proses penyitaan aset di lokasi ini," jelasnya.
Ratusan Orang Dikondisikan Menginap untuk Menghadang Petugas
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga membongkar siasat di balik menumpuknya massa di dalam area hotel sebelum eksekusi berlangsung.
Budi menyebut, kamar-kamar hotel ternyata sengaja diisi oleh massa sewaan dalam beberapa hari terakhir guna memberikan perlawanan saat petugas datang.
"Jadi kami jelaskan, orang yang menghuni itu adalah orang yang dikondisikan untuk tetap menginap dari beberapa hari yang lalu. Karena proses eksekusi ini sebenarnya sudah beberapa waktu yang dilakukan, tetapi masih ada tahap untuk melakukan negosiasi untuk mereka diimbau meninggalkan secara persuasif," ungkapnya.
Langkah persuasif seolah tidak diindahkan. Polisi kini fokus mendalami dalang di balik mobilisasi massa yang berani melawan hukum tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
