
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengaku terkejut usai mendapati realita bahwa Jakarta menduduki peringkat kelima sebagai provinsi dengan kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi di Indonesia.
Kondisi sanitasi yang buruk serta padatnya permukiman kumuh di jantung ibu kota ditengarai menjadi pemicu utama cepatnya penularan bakteri mematikan ini. Fakta mencengangkan tersebut didapat pihak pemprov setelah menerima arahan langsung dari Presiden terkait penanganan kesehatan nasional.
"Pada waktu saya diundang, kita dipanggil oleh Presiden, saya mewakili Bapak Gubernur mendapat arahan, saya cukup terkejut. Jakarta ini masuk provinsi nomor lima di antara delapan provinsi yang mempunyai penyakit TBC tertinggi di Indonesia," ujar Rano Karno saat membuka Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Tomang, Jakarta Barat, Senin (29/6).
Potret Miris Permukiman Gelap di Balik Kemegahan Ibu Kota
Rano menyoroti bagaimana bakteri TBC tumbuh subur di lingkungan padat penduduk. Kurangnya akses cahaya matahari dan sirkulasi udara yang buruk membuat penularan di lingkungan keluarga menjadi tidak terkendali.
Bukan di pinggiran kota, pusat penularan ini justru ditemukan sangat dekat dengan pusat pemerintahan dan pusat keramaian Jakarta.
"Saya jujur saya terkejut. Ternyata maaf, beribu maaf, hampir rata-rata TBC itu berangkat dari keluarga, dari sanitasi, dari lingkungan. Di Jakarta ini ada beberapa wilayah, saya khawatir pun mungkin di sini ada wilayah yang tidak pernah terkena matahari," jelas pria yang akrab disapa Bang Doel tersebut.
Ia menambahkan, kondisi miris ini jamak ditemui di gang-gang sempit yang bahkan tidak memiliki jendela rumah sama sekali.
"Enggak jauh dari Istana saya temukan itu. Bahkan di belakang Bioskop Metropole itu ada satu wilayah sama seperti itu, enggak punya MCK, semuanya (BAB) di kali. Gang sempit, gelap gulita. Pelan-pelan mari kita perbaiki," sambungnya.
Nostalgia Era 1960-an dan Target Pemangkasan RW Kumuh

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
