
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meninjau normalisasi Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Proyek normalisasi Kali Ciliwung yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta akan menyebabkan salah satu rukun tetangga (RT) di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, hilang dari peta administrasi.
Langkah itu terpaksa dilakukan karena seluruh area pemukiman di lingkungan tersebut masuk dalam zona pembangunan tanggul sungai.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, melaporkan bahwa ada dua RT di Kelurahan Cawang yang terkena dampak langsung dari pembebasan lahan, yaitu RT 15 dan RT 02. Dari kedua wilayah tersebut, satu RT dipastikan akan dihapus sepenuhnya.
"Dengan pembebasan lahan ini Pak Gubernur, satu RT izin hilang, Pak. Jadi satu RT, RT 15 akan habis dengan kami targetkan panjang di Kelurahan Cawang ini 550 meter," ujar Ika saat mendampingi Peninjauan Lapangan bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Jumat (10/7).
Secara total, terdapat sekitar 170 rumah di Cawang yang masuk dalam target pembebasan lahan. Hingga saat ini, sebanyak 62 rumah telah selesai dibayarkan ganti ruginya dan langsung dibongkar, sementara 108 rumah sisanya sedang dalam proses penyelesaian dokumen.
Demi memuluskan proyek ini, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp300 miliar pada tahun anggaran 2026. Dana ini dialokasikan khusus untuk pembebasan lahan serta penanganan di tiga sungai krusial: Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.
Untuk mengantisipasi kendala sengketa tanah, Dinas SDA bekerja sama dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Timur membuka posko pelayanan langsung di lokasi. Warga yang telah tinggal selama 20 tahun namun tidak memiliki alas kepemilikan hak, tetap bisa mendapat ganti rugi. Syaratnya, mereka wajib menyertakan surat keterangan dari Camat, Lurah, serta akta notariat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022