
ILUSTRASI: Petugas menata barang bukti vape mengandung obat keras di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebuah warung kopi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, digerebek pihak kepolisian setelah kedapatan menjadi kedok peredaran obat-obatan keras ilegal. Dari operasi ini, polisi menyita belasan ribu butir pil terlarang yang siap edar.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh jajaran Polsek Cengkareng pada 26 Juni 2026 di Jalan Nirmala RT 05/05, Kelurahan Cengkareng Barat. Petugas mengamankan tiga orang pelaku dalam operasi tersebut, masing-masing berinisial MZ, SH, serta FA yang berstatus sebagai anak yang berkonflik dengan hukum (ABH).
Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan total 12.243 butir obat keras daftar golongan G dan psikotropika dari lokasi kejadian.
Baca Juga:Persebaya Datangkan 11 Pemain Baru, Francisco Rivera Yakin Green Force Siap Bersaing di Super League
Kapolsek Cengkareng, AKP Rahis Fadhlillah menjelaskan, pembongkaran kedai kopi ilegal ini berawal dari laporan warga sekitar yang mencurigai aktivitas di lokasi tersebut.
"Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah toko yang berkedok warung kopi di Jalan Nirmala diduga menjual obat keras dan psikotropika tanpa izin maupun resep dokter," ujar AKP Rahis Fadhlillah, Senin (13/7).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik langsung bergerak melakukan penyelidikan di lapangan. Saat penggerebekan dilakukan, polisi menemukan bukti nyata adanya aktivitas transaksi obat-obatan terlarang di dalam warung.
Petugas kemudian menggeledah seluruh area warung kopi dan menemukan ribuan butir obat daftar G serta psikotropika yang sengaja disembunyikan. Seluruh barang bukti bersama ketiga pelaku langsung dibawa ke mapolsek untuk diproses hukum.
Pemicu Aksi Kriminalitas dan Tawuran
AKP Rahis menegaskan pengungkapan ini merupakan komitmen penuh kepolisian dalam mengikis habis peredaran obat keras ilegal. Barang-barang ini ditengarai kuat menjadi akar dari berbagai masalah sosial di ibu kota.
"Peredaran narkotika maupun obat-obatan keras ilegal menjadi salah satu faktor yang dapat memicu munculnya berbagai tindak pidana lainnya, seperti tawuran, balap liar, hingga aksi kriminalitas lainnya," kata AKP Rahis.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
