Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 01.19 WIB

Marak Modus Kerja Ilegal, Siswa Jakarta Kini Dibekali Jurus Tangkal TPPO

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama hadiri PIMPASA Goes To School di SMKN 11, Selasa (14/7). (Istimewa) - Image

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama hadiri PIMPASA Goes To School di SMKN 11, Selasa (14/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Risiko keberangkatan nonprosedural ke luar negeri kini mengintai generasi muda. Mengantisipasi hal tersebut, otoritas keimigrasian bergerak cepat membekali para pelajar di Jakarta dengan pemahaman hukum agar tidak terjebak dalam sindikat perdagangan orang.

Langkah preventif ini disampaikan dalam program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Goes To School yang digelar di SMKN 11 Jakarta, Selasa (14/7).

Agenda kolaboratif antata Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat ini difokuskan untuk membedah bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Membongkar Modus Operandi Jalur Nonprosedural


Para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai taktik dan modus operandi yang kerap digunakan pelaku TPPO. Selain memetakan risiko bekerja di luar negeri secara ilegal, mereka juga diajarkan langkah-langkah konkret untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan terdekat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata keterlibatan aktif Imigrasi dalam merangkul dunia pendidikan.

"Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk dan modus operandi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural, langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban, serta pentingnya kepedulian untuk melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran keimigrasian di lingkungan sekitar," ujar Rakha, Selasa (14/7).

Kepala SMKN 11 Jakarta Rahmat menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis yang diinisiasi oleh Kanwil Imigrasi Jakarta dan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Pihaknya berharap edukasi ini menjadi benteng awal bagi para siswa sebelum mereka memasuki dunia kerja atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

"Semoga edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran para siswa terhadap bahaya TPPO dan TPPM serta pentingnya mengikuti prosedur yang resmi apabila ingin bekerja atau melanjutkan kegiatan ke luar negeri," ungkapnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore