Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 18.01 WIB

Kasus Cekcok Satpam dengan Pengemudi Alphard di Bundaran HI Berakhir Damai, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Kasus perselisihan antara petugas keamanan (satpam) Fiktor Harefa dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berakhir damai. (Instagram) - Image

Kasus perselisihan antara petugas keamanan (satpam) Fiktor Harefa dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berakhir damai. (Instagram)

JawaPos.com - Kasus perselisihan antara petugas keamanan (satpam) Fiktor Harefa dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan setelah menjalani proses mediasi yang difasilitasi kepolisian.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, mediasi telah mempertemukan pihak pengemudi dengan Fiktor. Hasilnya, kedua belah pihak mengakui kesalahan masing-masing dan memilih mengakhiri perselisihan tanpa melanjutkan konflik.

"Telah dilaksanakan upaya mediasi antara pihak pengendara dan saudara Victor yang merupakan petugas security. Telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Victor diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/7).

Ia menambahkan, kedua pihak juga telah saling memaafkan setelah menyadari adanya kesalahpahaman yang terjadi saat insiden berlangsung.

"Kedua belah pihak saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa, menyampaikan bahwa kliennya ingin segera mengakhiri persoalan tersebut dan kembali bekerja seperti biasa.

Menurutnya, dalam mediasi yang berlangsung cukup lama itu masing-masing pihak diberi kesempatan menyampaikan kronologi dan unek-unek mereka hingga akhirnya mencapai kesepakatan damai.

"Klien kami Victor ingin cepat selesai dan melanjutkan kehidupannya seperti biasa. Sementara pengemudi dan penumpang kendaraan Alphard juga akan melanjutkan proses internal yang menurut mereka perlu diluruskan atau diselidiki," tuturnya.

Wiradarma menegaskan bahwa seluruh pihak telah menerima permintaan maaf satu sama lain. Ia menyebut insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang disertai sikap arogan secara spontan dari kedua belah pihak.

"Masing-masing telah menerima semua, mengakui bahwa ada kesalahan, ada arogansi yang terjadi pada saat itu secara spontan. Dari sisi klien kami, persoalan ini sudah selesai. Yang lalu sudah berlalu," tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore