
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkap perkembangan pelaksanaan program internet gratis yang kini sudah masuk sampai ke pondok-pondok pesantren. (Pemkot Tangsel)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluaskan jangkauan internet gratis. Terbaru, sebanyak 108 pondok pesantren mendapatkan fasilitas tersebut. Tidak hanya itu, para santri juga diberikan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence atau AI.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan bahwa langkah tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dan Institut Teknologi Tangerang Selatan. Tujuannya untuk mengembangkan Tangsel Digital Academy yang fokus pada peningkatan literasi digital bagi para santri.
”Santri memiliki 2 fondasi utama, yaitu ilmu pengetahuan dan iman serta taqwa. Ketika dipadukan dengan kemampuan digital, peluang untuk membuka akses terhadap berbagai pengetahuan dan kesempatan akan semakin luas,” terang dia dalam keterangan resmi pada Jumat (31/7).
Untuk itu, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Tangsel terus meluaskan jangkauan internet gratis sampai ke pondok pesantren. Tidak hanya itu, masjid dan musala juga menjadi sasaran program. Sehingga dari total 5.000 titik internet gratis, 763 titik diantaranya tersebar di musala, masjid, dan pondok pesantren.
Kepala Diskominfo Tangsel TB Asep Nurdin menyampaikan bahwa kerja sama untuk menjalankan program tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah (pemda) dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses setara di era digital. Khususnya akses internet yang memang kini sangat dibutuhkan.
”Kerja sama ini bertujuan memperkuat transformasi digital di lingkungan pesantren melalui penyediaan layanan internet gratis yang andal serta program peningkatan kapasitas digital bagi para santri,” kata Asep.
Lewat kerja sama dan program tersebut, Pemkot Tangsel memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk para santri di pondok pesantren, mendapatkan akses dan kesempatan yang sama dalam menghadapi tantangan di era digital. Menurut Asep, kolaborasi strategis itu dirancang untuk mencapai sejumlah sasaran spesifik.
”Tujuan dari kerja sama ini mencakup penyediaan akses internet gratis bagi seluruh pesantren di Kota Tangerang Selatan sebagai sarana pembelajaran, dakwah, dan pengembangan inovasi. Selain itu, kami ingin meningkatkan literasi digital para santri agar mampu menggunakan teknologi secara cerdas, produktif, aman, dan bertanggung jawab,” harapnya.
Program tersebut, lanjut Asep, diarahkan untuk mengembangkan ekosistem digital pesantren serta memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Smart City Tangsel yang inklusif. Khusus untuk pesantren, program itu diyakini tidak hanya memberikan akses internet gratis, melainkan turut menjadi menunjang proses belajar mengajar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022