
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan beberapa hal terkait isu terkini. Diantaranya kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah dan teror di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi hari ini (13/7). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Belakangan ini publik heboh menyoroti pemasangan pagar tinggi di mall. Bukan hanya di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), salah satu mall besar di Jakarta juga sudah mulai memasang pagar menjelang Agustus. Atas berbagai pertanyaan yang muncul, Polda Metro Jaya memastikan situasi tetap kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima pemberitahuan tentang ramainya isu pusat perbelanjaan memasang pagar tinggi dikaitkan dengan kemungkinan berlangsungnya aksi massa dalam jumlah besar.
”Tentang pagar (yang dipasang di mall), dalam situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), sampai saat ini Polda Metro Jaya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait aksi,” kata Budi kepada awak media.
Sebagai aparat penegak hukum yang bertanggung jawab terhadap beberapa daerah di Jakarta dan sekitarnya, Polda Metro Jaya memastikan terus memantau perkembangan yang terjadi di masyarakat. Termasuk, setiap isu atau rencana pelaksanaan aksi demo skala besar.
Tidak sendirian, Polda Metro Jaya berkoordinasi dan bekerja sama dengan unsur lain seperti Kodam Jaya/Jayakarta. Mereka memastikan situasi kamtibmas wilayah Jakarta dan sekitarnya masih aman terkendali. Tidak perlu ada yang dikhawatirkan oleh publik.
”Kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan. Ini berkat kerja sama Polda Metro Jaya dengan Kodam Jaya. Jadi, menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi, tapi berbagai institusi,” ujarnya.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu pun menegaskan bahwa Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri sudah memerintahkan jajarannya membuat tim preventive strike yang terdiri dari atas direktorat operasional di bawah naungan Polda Metro Jaya.
”Jadi, sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah-wilayah penyangga, akan dilakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” kata dia.
Langkah-langkah mitigasi tersebut, lanjut Budi, juga dilakukan melalui peningkatan patroli. Baik patroli skala kecil, sedang, maupun besar. Patroli di Jakarta maupun wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang. Semua dilaksanakan bersama-sama.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
