
Pengamat Transportasi dari Inisiasi Strategis Transportasi (Instran), Deddy Herlambang. (istimewa)
JawaPos.com - Target pemerintah untuk merealisasikan kebijakan Zero Over Dimension Overloading (Zero ODOL) pada Januari 2027 mendatang diragukan keberhasilannya. Ketidaksiapan serta ketidakseriusan pemerintah dan para pemangku kepentingan (stakeholder) disinyalir menjadi alasan utama kebijakan ini berpotensi kembali menemui jalan buntu.
Pengamat Transportasi dari Inisiasi Strategis Transportasi (Instran), Deddy Herlambang, menyoroti rekam jejak penerapan regulasi ini yang tak kunjung membuahkan hasil.
"Banyak stakeholder terkesan tidak serious urus Zero ODOL karena sejak tahun 2016 selalu gagal diterapkan," ujar Deddy, Selasa (11/8).
Meskipun berencana menerapkannya secara serius pada awal 2027, hingga saat ini pemerintah tercatat belum pernah memaparkan roadmap kebijakan tersebut secara jelas kepada publik.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa penanganan ODOL tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata.
Pemerintah berencana memberikan solusi agar dunia usaha dapat bertransisi tanpa mengganggu kelancaran aktivitas logistik nasional. Strategi yang disiapkan mencakup pemberian insentif bagi perusahaan logistik untuk mengganti armada agar sesuai standar keselamatan.
Selain itu, ada pula dorongan penggunaan kendaraan logistik berbasis listrik demi mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi.
Namun, Deddy menilai wacana insentif untuk truk listrik tersebut justru akan berjalan percuma. Penyebab utamanya adalah jangkauan operasional truk logistik yang menempuh ribuan kilometer hingga ke daerah perintis atau pelosok.
"Ekosistem kendaraan listrik belum siap. SPKLU saat ini hanya ada di beberapa kota besar itu pun masih terbatas. Bila truk listrik perlu SPKLU tentunya infrastrukturnya belum siap dan perlu waktu lama bila memang serious," jelas Deddy.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
