
Foto udara suasana Stasiun Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana Bupati Bogor Rudy Susmanto mengembangkan jalur KRL Parung Panjang-Jasinga mendapat respons beragam dari masyarakat. Sebagian menyambut positif rencana memperluas transportasi massal ke wilayah Bogor Barat, tetapi tidak sedikit netizen yang justru melontarkan komentar sinis karena merasa proyek tersebut terlalu ambisius tidak mungkin dapat direalisasikan di bawah kepemimpinan Rudy.
Rencana tersebut kembali menjadi perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan pengembangan jalur kereta api Parung Panjang-Jasinga yang dimaksudkan untuk memperkuat konektivitas wilayah Bogor Barat. Pemkab Bogor merancang pembangunan dengan enam titik stasiun baru dalam koridor tersebut.
Rencana pengembangan transportasi berbasis rel itu sebelumnya telah dibahas Pemkab Bogor bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain Parung Panjang-Jasinga, terdapat pula opsi lainnya pengembangan Tenjo- Jasinga.
Pengembangan jaringan KRL diarahkan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat kawasan ekonomi baru, sekaligus mendukung konektivitas dan aglomerasi di wilayah Bogor Barat.
Baca Juga:Meski Ditikam Eks Karyawan hingga Rugi Rp 100 M, Ruben Onsu Janji Kembalikan Uang Korban Rp 3,5 M
Namun, kabar tersebut tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif di kalangan netizen. Sejumlah komentar di media sosial justru mempertanyakan apakah rencana pembangunan jalur baru tersebut akan benar-benar dapat diwujudkan atau hanya berhenti sebagai angin segar wacana.
"Wacanamu sungguh menawan," tulis salah satu netizen pada kolom komentar unggahan akun Instagram kabupaten.bogor.
"Simpan saja wacanamu pak, karena kami yakin itu cuma dongeng buat pengantar lelah si buyeng. Kebanyakan wacana tapi hasilnya 0. Kami yakin anda pasti mendahulukan pembangunan Cibinong, soal daerah lain bodo amat" timpal yang lainnya.
"Ini masih rencana, ada beberapa tahap yang harus dilewati: studi banding, hasil kajian, pembebasan lahan. So, besoknya sudah ganti pemimpin. Siklusnya gitu terus."
Keraguan netizen bukan tanpa alasan. Keraguan mereka ustru muncul karena melihat biaya yang terlalu mahal untuk pembangunannya. Selain itu,. faktor geografis juga dinilai cukup menantang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
