Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22.41 WIB

Suami-Istri dari Bogor Ikut Demo DPR, Keluhkan Sembako Naik dan Pekerjaan Terhimpit

Ilustrasi demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Sepasang suami istri asal Gunung Putri, Bogor, Dodo, 57, dan Mai, 55, rela menempuh perjalanan jauh menuju Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, untuk mengikuti aksi demonstrasi. Keduanya datang membawa keresahan sebagai masyarakat kecil, terutama soal harga kebutuhan pokok yang terus meningkat dan kondisi pekerjaan yang semakin terhimpit.

Dodo mengatakan, persoalan ekonomi menjadi salah satu alasan dirinya ikut menyuarakan aspirasi dalam aksi tersebut. Sebagai pekerja proyek pemasangan kusen aluminium dan kaca yang bekerja secara freelance, ia merasakan langsung dampak kenaikan harga bahan material terhadap pekerjaannya.

"Untuk ekonomi saat ini memang jelas berat banget untuk masyarakat model saya. Karena untuk harga sembako itu jauh banget harganya," kata Dodo kepada JawaPos.com saat ditemui di sela aksi, Kamis (27/8).

Tak hanya itu, Dodo menyebut kenaikan harga kebutuhan pokok membuat beban masyarakat semakin berat. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang membuat kebutuhan dasar, termasuk pangan, pendidikan, dan kesehatan, lebih terjangkau.

"Yang penting ekonomi terjangkau. Kalau buat masyarakat saya, nggak muluk-muluk," tegasnua.

Tak hanya kebutuhan sehari-hari, kondisi pekerjaan Dodo juga ikut terdampak kenaikan harga bahan bangunan. Ia mencontohkan harga aluminium yang digunakan dalam pekerjaannya.

Dodo menyebut harga aluminium yang sekitar lima bulan lalu masih berada di kisaran Rp 150 ribu per batang, kini hampir mencapai Rp 230 ribu per batang.

"Jelas ngaruh. Sekarang untuk aluminium harganya tinggi banget. Konsumen orang-orang mau pasang kusen aluminium sudah mikir dua kali karena harganya sudah selangit," tuturnya.

Kondisi tersebut membuat pekerjaan yang selama ini menjadi sumber penghasilan Dodo ikut tertekan. Sebagai pekerja freelance, ia mengandalkan panggilan ketika ada proyek pemasangan kusen aluminium dan kaca.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore