Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2026 | 23.12 WIB

GRIB Bantah Terlibat Penganiayaan di Pejompongan, Sebut Pelaku Tak Gunakan Ikat Kepala Putih

Pegawai Bank BNI membersihkan tembok yang terkena vadalisme usai demo kemarin di Menara BNI Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jakarta, Jumat (28/08/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Pegawai Bank BNI membersihkan tembok yang terkena vadalisme usai demo kemarin di Menara BNI Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jakarta, Jumat (28/08/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya secara tegas membantah keterlibatan anggotanya dalam insiden penganiayaan di Pejompongan, Tanah Abang, yang menimpa Faturrohman (19) dan Bambang Setiawan, 59. 

Grib menegaskan terdapat perbedaan lokasi dan penanda fisik yang jelas antara massa aksi mereka dengan para pelaku penganiayaan malam itu.

Kepala Divisi Hukum DPP GRIB Jaya Wilson Colling menjelaskan, seluruh anggota ormasnya memiliki penanda khusus saat berada di lapangan, yakni menggunakan pita putih.

Namun, dalam video beredar, tidak ada ciri-ciri tersebut.

"Kalau kita lihat, orang-orang kita itu sudah ada tandanya. Semua orang tahu dari video, ada ikat kepala putih. Sekarang, yang memukul dan menyeret itu pakai ikat kepala putih atau tidak? Kan jauh berbeda," tegas Wilson di Jakarta Barat, Senin (31/8).

Pastikan Tidak Ada Massa ke Pejompongan

Selain penanda atribut, Wilson menekankan bahwa pergerakan massa GRIB Jaya di bawah komando Ketua Umum Hercules atau Rosario de Marshall berada di wilayah Jakarta Barat seperti Slipi, bukan di Pejompongan, Jakarta Pusat. 

Pergerakan massa yang tertahan di Semanggi dan kawasan Polres Jakarta Barat lama membuat konsentrasi massa mereka tidak menjangkau lokasi penyerangan tersebut.

"Ketua Umum dan massa tidak bisa tembus sampai ke Pejompongan karena areanya tertahan di Slipi dan Polres Jakarta Barat yang lama (Palmerah). Oleh karenanya, mengaitkan kematian itu dengan GRIP sangat salah dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya," katanya.

Siapkan Langkah Hukum

Langkah pengumpulan bukti kini tengah dilakukan oleh tim hukum organisasi. Wilson mengindikasikan adanya tindakan pembentukan opini yang merugikan nama baik organisasi GRIB Jaya terkait rangkaian insiden yang terjadi pada larut malam itu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore