
Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Asep Setiawan alias Abah Setu, yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW. (Youtube AbahSetuMDNH)
JawaPos.com - Asep Setiawan alias Abah Setu meminta maaf kepada publik atas pernyataan kontroversial yang beredar di sejumlah media sosial dalam format video memuat ujaran diduga menghina Nabi Muhammad SAW melalui forum mediasi di Mapolres Metro Bekasi.
"Saya mengakui dan menyatakan salah atas kekeliruan tersebut bahwa video tersebut menyinggung dan menghina kaum Muslimin. Oleh karenanya, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," kata Abah Setu di Polres Metro Bekasi, dilansir dari Antara, Jumat (11/9).
Selain meminta maaf, Abah Setu menyatakan akan menghentikan kegiatan berkaitan konten atau aktivitas yang berpotensi menyinggung maupun menyesatkan umat Islam sekaligus bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum apabila kembali mengulangi pernyataan serupa.
Abah Setu juga berjanji untuk menjaga harkat dan martabat Nabi Muhammad SAW beserta syariatnya serta menyatakan akan memperbaiki dan memvalidasi pemahamannya mengenai Islam kepada ulama yang saleh.
Sebelumnya, sebuah video viral diketahui memicu keresahan masyarakat khususnya warga Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi atau sekitar lokasi aktivitas Abah Setu. Dalam rekaman, Abah Setu membahas persoalan yang disebut berkaitan dengan kondisi 'terjebak syariat'.
Sejumlah bagian dalam video kemudian dipersoalkan karena dinilai menyinggung Nabi Muhammad SAW maupun syariat Islam.
Polemik tersebut kemudian berlanjut dengan kedatangan sejumlah warga ke kediaman Abah Setu yang merupakan pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam pada Senin (7/9) malam. Kedatangan warga untuk meminta klarifikasi secara langsung mengenai isi video yang beredar.
Perwakilan Forum Umat Islam Bekasi Raya Sayf Alifulloh mengapresiasi upaya mediasi meski belum sepenuhnya puas dengan hasil kesepakatan terlebih pihaknya sebelumnya telah melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian.
"Kami sebenarnya tidak puas dengan hasil ini. Ada beberapa poin yang menurut kami belum disebutkan secara detail, salah satunya permintaan agar kegiatan tersebut ditutup total," ujar Sayf.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022