Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 September 2026 | 03.25 WIB

Ratusan Jurnalis Kirim Doa untuk 5 Pewarta Foto dan 3 Kru Speedboat Hilang Kontak di Selat Sunda

Ratusan jurnalis mendoakan 5 pewarta foto dan 3 kru speedboat yang hilang kontak sejak Senin (7/9) di Perairan Selat Sunda. Mereka semua segera ditemukan dalam keadaan selamat. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Ratusan jurnalis mendoakan 5 pewarta foto dan 3 kru speedboat yang hilang kontak sejak Senin (7/9) di Perairan Selat Sunda. Mereka semua segera ditemukan dalam keadaan selamat. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Di tengah operasi SAR di Perairan Selat Sunda, pada Jumat malam (11/9) ratusan jurnalis berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat (Jakpus), untuk mengirim doa agar 5 pewarta foto dan 3 kru speedboat yang hilang kontak sejak Senin (7/9).

Berdasar pantauan JawaPos.com, para jurnalis sudah berdatangan ke lokasi Doa Bersama sejak sore hari. Beberapa membawa poster bergambar 5 pewarta foto yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Seluruhnya berkumpul hingga doa bersama dimulai selepas magrib. 

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI) Dwi Pambudo menyampaikan bahwa doa bersama malam ini memang dikhususkan untuk 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak saat menjalankan tugas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. 

”Acara malam ini doa bersama dari Pewarta Foto Indonesia untuk kawan-kawan kami yang meliput di erupsi Gunung Anak Krakatau, harapannya semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” kata dia saat diwawancarai oleh awak media. 

Karena itu, acara dimulai dengan doa bersama, kemudian membacakan Surah Yasin, menyalakan lilin, dan menceritakan berbagai pengalaman bersama kelima pewarta foto yang memang sehari-hari bertugas meliput berbagai peristiwa. Baik di Jakarta maupun Banten. 

”Semoga ada titik terang. Apa pun itu, untuk kepentingan kita bersama bagi insan pers, untuk mitigasi nanti kedepannya, edukasi kebencanaan, dan semoga ini juga bisa berjalan baik dan ada titik terang,” jelasnya. 

Dwi juga menghaturkan terima kasih karena seluruh unsur yang masuk dalam Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian hingga hari keempat. Bahkan, skala pencarian kembali diperluas dengan mengerahkan berbagai unsur dan personel. Baik dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun unsur lainnya.

Berdasar keterangan resmi dari Kantor SAR Banten, pencarian hari ini dilakukan secara masif dengan membagi wilayah operasi dalam beberapa sektor. Operasi SAR juga melibatkan berbagai unsur dan sarana laut serta dukungan udara. Pencarian difokuskan di wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau hingga area yang lebih luas di Selat Sunda.

Unsur yang dikerahkan terdiri atas KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, TB Gunung Santri, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.

Selain pencarian melalui jalur laut, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan 2 unit Drone Thermal Basarnas untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara. Hingga berakhirnya pencarian hari keempat, 8 orang masih berstatus dalam pencarian. Sejauh ini belum ada informasi mengenai penemuan korban maupun tanda-tanda keberadaan survivor.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore