
Seorang orator menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan mahasiswa dan masyarakat sipil yang tergabung dalam aliansi menyuarakan kritik tajam terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menggelar aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) sore.
Aksi massa yang berlangsung berdekatan dengan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut mendadak riuh ketika para demonstran menyoroti keberadaan videotron promosi program MBG.
Baliho digital besar tersebut langsung disikapi orator di atas mobil komando sebagai bahan evaluasi atas ketimpangan sosial yang masih dialami masyarakat.
Baca Juga: Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan Akibat Demo Mahasiswa di Monas dan Tugu Tani, Berikut Daftarnya
Dalam orasinya, perwakilan massa menyoroti ketimpangan sosial yang dinilai tidak terselesaikan hanya dengan pemberian makanan gratis bagi anak-anak.
"Ada adik-adik kita yang makan siangnya dibayari oleh negara, tapi dia pulang ke rumah tidak bisa makan malam karena orang tuanya pengangguran," ujar orator dari atas mobil komando, Selasa (20/10).
Ia menambahkan, akar permasalahan utama masyarakat saat ini bukan sekadar bantuan makanan gratis, melainkan kepastian kesejahteraan ekonomi keluarga.
"Pulang-pulang ke rumah tidak tahu hendak makan malam apa karena orang tuanya bekerja serabutan, hari ini bekerja dapat upah, besok sakit tidak bekerja tidak dapat upah," lanjutnya.
Tuntutan Pekerjaan Layak dan Konsolidasi Elemen Masyarakat
Ia menegaskan, hal utama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah ketersediaan lapangan kerja yang memadai dengan upah yang pantas.
"Maka yang kita butuhkan adalah pekerjaan yang layak. Sehingga pendapatan kita menjadi layak dan bisa membeli makan," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022