JawaPos Radar | Iklan Jitu

Putri Kandung NH Dini Akan Terima Santunan dari Jasa Raharja

06 Desember 2018, 14:50:44 WIB
Putri Kandung NH Dini Akan Terima Santunan dari Jasa Raharja
NH Dini. (Instagram/ patrickdanardono)
Share this

JawaPos.com- PT Jasa Raharja Kantor Perwakilan Semarang memastikan akan memberikan santunan kepada ahli waris almarhumah Sri Hardini Siti Nukatin. Novelis yang populer dengan nama N.H. Dini itu meninggal usai terlibat kecelakaan lalu lintas, Selasa (4/12).

"Ahli waris yang ditunjuk adalah putri perempuan kandungnya, yaitu Marie Claire Lintang Coffin," kata Kepala Kantor Jasa Raharja Perwakilan Semarang, Yoga Sasongko, Kamis (6/12).

Sebetulnya yang berhak menerima warisan santunan ini adalah Pierre Louis Padang Coffin, putra kandung N.H. Dini. Namun, karena ia masih berada di luar negeri, maka digantikan Lintang yang kebetulan sedang di Indonesia.

Seperti diketahui, Padang saat ini berdomisili di Prancis, sementara Lintang di Kanada. Lintang tiba di Kota Semarang usai terbang dari Bandung kemarin (5/12), saat upacara penghormatan terakhir ibundanya di Wisma Lansia Harapan Asri.

"Suaminya (N.H. Dini) juga sudah tidak ada. Anak lelaki kandungnya berhalangan hadir, maka diserahkan ke anak putri kandungnya," sambung Yoga.

Mengenai besaran dana santunan kecelakaan, pihaknya mengacu pada peraturan Jasa Raharja sebagai kategori golongan meninggal akibat Kecelakan di jalan raya. Yakni sebesar Rp 50 juta.

"Dia (Lintang) akan pulang ke Bandung, kami urus administrasinya dulu. Kalau ada nomor rekeningnya akan langsung kami transfer," cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, N.H. Dini meninggal usai terlibat kecelakaan saat menumpang sebuah mobil. Saat itu, sastrawati kelahiran Sekayu, Kota Semarang, 82 tahun silam itu baru saja pulang dari terapi tusuk jarum di Jagalan.

Almarhum dan pengemudi mobil sempat dibawa ke RS Elisabeth karena keduanya mengalami sejumlah luka. Akan tetapi, nyawa N.H. Dini tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (4/12), pukul 16.50 WIB.

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini