JawaPos Radar | Iklan Jitu

Selamat dari Penembakan Brutal di Papua, Jonny Langsung Dijemput Istri

06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Selamat dari Penembakan Brutal di Papua, Jonny Langsung Dijemput Istri
Ilustrasi, Jonny Arung, salah satu orang yang selamat dari aksi penembakan brutal yang dilakoni Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. (Kokoh Praba Wardani/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Sebanyak 20 warga Sulawesi Selatan (Sulsel) terdata menjadi korban aksi brutal penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Mereka yang menjadi korban sebagian besar berasal dari Kabupaten Tana Toraja. Selebihnya, terbagi di Kota Makassar hingga Kabupaten Gowa.

Beberapa diantaranya dikabarkan selamat. Salah satunya adalah, Jonny Arung, 45. Lelaki asal Toraja, yang tinggal di Makassar ini selamat dari aksi sadis KKB di Papua. Kabar itu dibenarkan oleh pihak keluarga Jonny.

"Iya kami dengar begitu. Bersyukur sekali bisa selamat. Makanya ibu (istri korban) sudah berangkat kesana," kata Welgi, sepupu Jonny saat ditemui dikediaman pribadinya, Jalan Dr Leimena, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (6/12).

Welgi mengaku tak mengetahui pasti proses penyelamatan Jonny. Istri Jonny, Meggy, saat ini telah berada di Papua untuk mendampingi sang suami.

"Tadi baru telepon, sekarang masih dalam perawatan. Sempat dikasih lihat juga tadi fotonya (Jonny), sementara diinfus di rumah sakit," tambahnya.

Jonny, merekrut sebagian besar pekerja tenaga muda dari kampung halaman di Desa Panggalla, Kecamatan Rinding Allo, Tana Toraja.

"Kalau kerjaanya sudah lupa juga berapa lama. Tapi sudah lama memang di sana (Papua). Itu anak-anak (pekerja yang direktut Jonny) di kampung dikasih lapangan pekerjaan, diajak kerja di sana. Baik memang orangnya, makanya anak-anak di kampung senang kalau bapak (Jonny) pulang karena pasti selalu ada yang dibawa," lanjutnya.

Kendati enggan menjelaskan lebih rinci terkait kondisi Jonny saat ini, pihak keluarga masih menunggu proses pemulangan dari Papua ke Makassar.

"Makanya didampingi terus sama ibu disana. Kami juga bersyukur sekali. Mamak (ibunda Jonny), sudah bisa makan pas dengar kabar (keselamatan Jonny) itu," tutur Welgi.

Terpisah istri Jonny, Meggy, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengaku masih diperiksa polisi. "Sebentar ya, karena lagi dampingi. Masih diperiksa dulu sama polisi," singkat Meggy.

Berdasarkan data PT Istaka Karya, 28 orang pekerja berada di lokasi pengerjaan jembatan kawasan Yigil, Distrik Yall, Nduga, saat terjadi penyerangan. Di antara mereka terdapat 20 warga Sulsel.

Johny Arung sendiri, berdasarkan data tersebut, berposisi sebagai Site Operation Manager (SOM) PT Istaka Karya. Ia berstatus sebagai tenaga kontrak di pusat perusahaan.

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Darmin: Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Ketua MPR Kecam Peristiwa Pembantaian di Papua 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
16 Ambulans Siaga di Lanud Hasanuddin 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
9 Dievakuasi, 20 Orang Selamat dari KKB 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Wawancara dengan Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Cerita JA, Selamat dari KKB Karena Pura-pura Mati 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Tidak Cukup Hanya Peningkatan Ekonomi 06 Desember 2018, 17:57:46 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up