JawaPos Radar | Iklan Jitu

Warga Surabaya Bisa Cetak SPPT Sendiri

07 Januari 2019, 16:33:00 WIB
Yusron Sumartono, e-SPPT
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono saat menjelaskan soal e-SPPT, Senin (7/1). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kini, wajib pajak di Surabaya tak perlu repot mendapatkan tagihan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemerintah Kota Surabaya telah meluncurkan layanan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) online atau e-SPPT. Wajib pajak dapat mengaksesnya melalui pbb.bpkpd.surabaya.go.id.

Di situs tersebut, wajib pajak akan menemukan banyak fitur terkait SPPT dan kelengkapan berkas lain secara online. Antara lain legalisasi, salinan, surat keterangan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) dan lain-lain. Namun untuk pembayaran PBB masih menggunakan cara lama. Yakni, dengan membayar ke bank atau kantor pajak.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono mengatakan, situs tersebut memang bukan berkaitan dengan proses pembayaran PBB. Melainkan hanya kemudahan untuk mendapatkan SPPT. Sebab selama ini wajib pajak kerap tidak mendapatkan SPPT fisik dari BPKPD.

"Memang kami menerima banyak keluhan dari wajib pajak karena belum menerima SPPT. Makanya kami permudah layanannya," kata Yusron di Balai Kota Surabaya, Senin (7/1).

Selain soal SPPT, wajib pajak juga dapat mengakses dokumen lain terkait pelunasan PBB. Wajib pajak dapat sekaligus mencetak secara mandiri semua berkas yang tadinya hanya dapat diurus secara fisik di kantor pajak.

Biasanya, berkas fisik SPPT dan layanan lain hanya akan berhenti sampai pada pihak RT atau RW. Setelah itu, RT atau RW akan mengembalikan dokumen SPPT fisik milik wajib pajak ke kelurahan.

"Misalnya warga tidak ada di rumah, sedang bekerja maupun keluar kota. Tidak masalah. Juga tidak perlu menunggu melalui RT/RW jika dirasa terlalu lama," ucap Yusron.

Berbagai fitur menarik lain seperti informasi tentang tanggungan PBB saat membeli bangunan dari pemilik lama, juga dapat diakses melalui situs itu. Yusron menjamin validasi semua berkas yang dicetak dari situs itu.

"SPPT ini banyak dibutuhkan warga dalam hal pengurusan dengan lembaga lain. Misalnya untuk pendaftaran kuliah juga menunjukkan SPPT," terang Yusron.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : Aryo Mahendro

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini