JawaPos Radar | Iklan Jitu

Puting Beliung Terjang Bogor

Di Dalam Ada Seorang Perempuan, Kondisinya Meninggal

848 Rumah Rusak, Puluhan Pohon Tumbang

07 Desember 2018, 08:56:33 WIB | Editor: Ilham Safutra
Di Dalam Ada Seorang Perempuan, Kondisinya Meninggal
Petugas memotong pohon tumbang yang menimpa mobil ketika Bogor diterjang puting beliung (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Cemas dan takut berkecamuk dalam diri Mulyana. Di hadapannya, aneka benda beterbangan dan berputar-putar. Sejurus kemudian, pohon yang hanya selemparan batu dari tempat dia berdiri ambruk dan menimpa mobil Toyota Avanza.

"Saya bergegas menolong korban. Tetapi, tenaga saya tak kuat. Apalagi, angin masih kencang dan hujan mengguyur deras," kata laki-laki 38 tahun itu.

Mulyana kemudian teriak meminta tolong. Warga lantas berdatangan membantu. Tak kurang dari 50 orang bahu-membahu mengevakuasi korban di dalam mobil tersebut. Setelah 20 menit, barulah orang yang berada di dalam mobil berhasil dievakuasi.

Di Dalam Ada Seorang Perempuan, Kondisinya Meninggal
Angkot ditimpa pohon tumbang saat Bogor diterjang puting beliung, Kamis (6/12). (Istimewa)

"Di dalam ada seorang perempuan. Kondisinya meninggal. Dan, saya masih belum percaya dengan ini semua," ujarnya, kemudian menghela napas.

Kamis sore (6/12) puting beliung menghajar Bogor. Sejumlah wilayah, khususnya di Bogor Selatan, porak-poranda. 848 rumah rusak, puluhan pohon tumbang dan menimpa kendaraan, serta seorang meninggal. Korban tewas bernama Enny Reno, 40. Dia adalah perempuan yang mobilnya tertimpa pohon tepat di hadapan Mulyana.

Puting beliung menerjang Bogor sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu hujan deras mengguyur Kota Hujan tersebut. Awalnya angin puting beliung bergerak dari arah Cipaku. Kemudian, angin menyapu apa saja yang dilewati. Benda yang tersapu itu 'jalan' mengikuti arah angin.

Puting beliung juga menumbangkan pohon-pohon, seperti pohon-pohon yang berada di Jalan Batu Tulis dan Siliwangi. Selain mobil Enno, satu motor dan dua rumah tertimpa pohon tumbang. Tak jauh dari lokasi tersebut, tiga kendaraan roda empat juga tertimpa pohon. Yakni, 2 angkot dan 1 unit Daihatsu Ayla.

Jawa Pos Radar Bogor sempat memasuki beberapa perkampungan warga. Salah satunya, Gang Dalem, Kelurahan Lawang Gintung. Terdapat puluhan rumah di kampung tersebut yang atapnya beterbangan. Rumah Asih, 46, satu di antara puluhan rumah yang atapnya terbang terbawa puting beliung. "Sekarang saya belum tahu harus bagaimana," ujarnya.

Terpisah, Kepala Operator Pusdalops pada BPBD Kota Bogor Marzati Utama menyatakan, tim reaksi cepat BPBD Kota Bogor masih melakukan assessment di beberapa lokasi yang diduga menjadi titik bencana. Data sementara di BPDB menyebut, titik-titik terdampak yang paling parah antara lain, Lawang Gintung, Jalan Siliwangi, Kampung Pulo Geulis, dan Cipaku. Selain itu, Kampung Kramat, Kelurahan Panaragan, dilanda longsor.

"Ini data sementara. Tim kami masih memvalidasi data-data di lapangan. Korban sementara diungsikan di masjid terdekat," terangnya.

Ancaman angin puting beliung diperkirakan berlanjut di Bogor. Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dramaga, Bogor memprediksi tiga hari ke depan puting beliung masih mengancam warga Bogor.

"Itu dilihat dari potensi hujan lebat disertai angin kencang yang akan terjadi di Bogor," tutur Kepala Stasiun BMKG, Dramaga, Bogor, Budi Suhardi kepada Radar Bogor, Kamis (6/12).

Budi menuturkan, seluruh wilayah di Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor masih rawan diterjang angin puting beliung. Budi memaparkan, itu terjadi lantaran saat ini Bogor memasuki musim hujan. Selain itu, hujan ekstrem dan berat merata di seluruh wilayah Bogor. "Tiga hari ke depan kami prediksi terjadi hujan ekstrem berat dan tinggi. Dan, puting beliung bisa terjadi," paparnya. 

(rp2/all/JPG/c4/fim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up