JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pantau Sirkulasi Pejalan Kaki, Skybridge Tanah Abang Diuji Coba

07 Desember 2018, 17:20:48 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Pantau Sirkulasi Pejalan Kaki, Skybridge Tanah Abang Diuji Coba
Skybridge Tanah Abang mulai diuji coba, Jumat (7/12) (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta mengakui adanya penundaan peresmian Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang. Namun, pada hari ini, Jumat (7/12)  dilakukan uji coba skybridge dengan melibatkan para pejalan kaki.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Yoory C Pinontoan menyatakan, dalam uji coba kali ini, dinding pemisah antara Stasiun Tanah Abang dengan skybridge telah dibuka. Tujuannya untuk memantau sirkulasi pejalan kaki terkait integrasinya antara jembatan, halte, maupun stasiun.

"Hai ini dilakukan uji coba lintasan untuk orang yang lewat di JPM dan angkutan umum yakni Transjakarta dan mikrolet. Harapannya kami dapat mengetahui kekurangan-kekurangan yang harus disempurnakan," kata Yoory di Jakarta, Jumat (7/12).

Pantau Sirkulasi Pejalan Kaki, Skybridge Tanah Abang Diuji Coba
Uji coba Skybridge untuk melihat sirkulasi pejalan kaki (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

Yoory telah membangun tiga halte penunjang untuk mendukung sistem integrasi yang akan dilakukan ke depannya. Adapun halte yang masih proses dibangun adalah halte di depan pintu Stasiun Tanah Abang, Jalan Jatibaru bengkel.

Tidak hanya itu, Yoory pun menggandeng Transjakarta untuk berintegrasi melewati Jalan Jatibaru. Rute yang akan melintasi beberapa halte itu antara lain Rute Bus 5 F tujuan Kampung Melayu-Tanah Abang, dan Rute Bus 8C tujuan Iskandar Muda-Tanah Abang.

Bus nantinya akan melintas di Jalan Kebon Jati-belakang Blok G-Jalan Jatibaru Raya (dibawah JPM), berhenti di Halte Jatibaru dan Halte Jatibaru Bengkel, kemudian melewati Flyover Cideng, Hotel Millennium-Jalan Fachrudin, dan seterusnya.

Tak hanya itu, rute bus 1H tujuan Tanah Abang-Gondangdia dan rute bus GR 2 atau Tanah Abang Explorer juga akan melintasi beberapa halte di sekitar skybridge yang telah disediakan.

Selain itu, Yoory menambahkan sebelum skybridge diresmikan, ia ingin masalah kemacetan dapat dipecahkan. Sehingga, masyarakat pun dapat melintasi kawasan dengan aman tanpa perlu mengalami resiko.

"Tujuan utama dari penataan ini yaitu perubahan perilaku penumpang, pengunjung dan pedagang untuk tertib ketika berada di kawasan Tanah Abang," pungkasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up