JawaPos Radar

Mengenal 6 Pahlawan Baru Indonesia

Cerita Istri WS Rendra Soal Sosok AR Baswedan

08/11/2018, 18:20 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Cerita Istri WS Rendra Soal Sosok AR Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewakili keluarga terima gelar Pahlawan Nasional untuk sang kakek AR Baswedan (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Abdurrahman Baswedan yang dikenal dengan AR Baswedan diketahui mempunyai peran dalam gerakan pemuda peranakan Arab untuk melawan Belanda. Sebagai cucu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa kakeknya saat itu adalah pemberontak.

Pemuda-pemuda tersebut dipilih untuk dilatih semi militer di barak-barak. Secara fisik, AR Baswedan ingin pemuda-pemuda dapat bertempur untuk memperjuangkan hak.

"Beliau selalu mendorong anak-anak muda yang memberontak, Anda boleh cek nanti seperti WS Rendra. Saya ketemu istrinya Rendra waktu itu, Mbak Ken Zuraida dan saya malah nggak tahu ceritanya," tuturnya di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Bahkan ketika bertemu Ken, Anies mengakui bahwa kakeknya sempat menitipkan pesan untuk Rendra agar tetap menjadi pemberontak. Terlebih, AR Baswedan memang dikenal dekat para seniman dan budayawan.

"Dia cerita, 'Anies waktu saya pindah ke Jakarta Pak Baswedan kirim surat ke saya'. Ida jaga Rendra untuk tetap jadi pemberontak itu pesannya beliau kepada para seniman para budayawan di Jogja pada masa itu," jelas Anies.

Sejarah mencatat AR Baswedan pernah ditahan pada masa pendudukan Jepang pada 1942. AR Baswedan mengorbankan keselamatan dirinya saat membawa dokumen pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Mesir pada 1948.

Seperti diketahui Presiden Jokowi memberikan gelar kepada enam tokoh sebagai Pahlawan Nasional. Pemberian gelar Pahlawan Nasional tersebut dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/11), sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Pemberian gelar tersebut diberikan kepada ahli waris dari enam tokoh pahlawan. Tokoh-tokoh yang diberikan adalah

1. Abdurrahman Baswedan, tokoh dari Provinsi DI Yogyakarta.
2. Ir H Pangeran Mohammad Noor, tokoh dari Provinsi Kalimantan Selatan.
3. Agung Hajjah Andi Depu, Tokoh dari Provinsi Sulawesi Barat.
4. Depati Amir, tokoh dari Provinsi Bangka Belitung.
5. Tn Kasman Singodimedjo, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah.
6. Brigjen KH Syam'un, tokoh dari Provinsi Banten.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up