JawaPos Radar

Mengenal 6 Pahlawan Baru Indonesia

Gelar Pahlawan AR Baswedan Diusulkan Sejak 2010

08/11/2018, 17:45 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Gelar Pahlawan AR Baswedan Diusulkan Sejak 2010
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewakili keluarganya menerima penobatan gelar Pahlawan Nasional kakeknya AR Baswedan, Kamis (8/11) (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewakili keluarga besarnya, menerima penobatan Pahlawan Nasional untuk kakeknya Abdurrahman Baswedan. Penobatan dilakukan di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (8/11).

Anies pun menyampaikan apresiasinya atas gelar yang terhormat tersebut. Pasalnya, sang kakek dapat setara dengan para pahlawan-pahlawan yang berkontribusi banyak untuk negara.

"Hari ini kami akan menghadiri pemberian gelar pahlawan nasional pada kakek kami AR Baswedan. Kami menyampaikan apresiasi, terima kasih kepada pemerintah," ungkapnya di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Anies mengaku usulan gelar Pahlawan Nasional terhadap AR Baswedan telah diajukan sejak 2010 oleh Yayasan Nasional Building yang dipimpin oleh Edi Lembong. Ada delapan nama lainnya yang juga diajukan diantaranya AR Baswedan.

Namun pada 2012, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan hanya memberikan gelar kepada dua tokoh yakni Soekarno dan Mohammad Hatta. Tanpa sadar, Pemerintah harusnya memberikan juga kepada AR Baswedan.

"Baru 2015 diproses kembali oleh Kementerian Sosial dan akhirnya tahun ini diputuskan presiden," jelasnya.

Tidak hanya AR Baswedan, ada lima tokoh lainnya yang salah satunya Kasman Singodimejo yang mendapat gelar Pahlawan Nasional. Anies bahkan mengungkapkan bahwa Kasman dan kakeknya pernah tinggal di rumah yang sama walaupun waktunya berbeda. 

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up