JawaPos Radar

Lika-liku Pembangunan Stadion BMW dari Zaman Jokowi sampai Mimpi Sandi

09/11/2018, 01:00 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Lika-liku Pembangunan Stadion BMW dari Zaman Jokowi sampai Mimpi Sandi
Pembangunan Stadion BMW (Gobang Mahardika/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Persoalan pembangunan Taman dan Stadion BMW di Rorotan, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara hanya masih sebatas wacana semata.

Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna mengatakan, Hal tersebut sudah menjadi wacana sejak jaman Jokowi menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Zaman pak Jokowi ide ini juga digadang-gadang, tapi mandek. Salah satunya adalah masalah tanahnya, masih ada masalah hukum," tutur Yayat saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (8/11).

Lika-liku Pembangunan Stadion BMW dari Zaman Jokowi sampai Mimpi Sandi
Pembangunan Stadion BMW (Gobang Mahardika/ JawaPos.com)

Dirinya menuturkan, tidak ada yang beran menjamin pembangunan itu berlangsung. Jika pembangunan yang membutuhkan anggaran triliunan rupiah itu masih dalam sengketa.

"Apakah tanahnya sudah tidak ada kasus hukumnya? Kalau masih ada, enggak ada yang berani menjamin. Karena, kalau membangun di atas tanah yang bukan milik Pemda, ini bisa bermasalah berat," ungkapnya.

Selain persoalan sengketa, dirinya juga menjelaskan jika pembangunan tersebut tidak ada dalam Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD) maka tidak akan ada pembangunan Stadion BMW.

"Anggaran tergantung APBD. Perlu dicheck, ada tidak dalam APBD 2019 maka otomatis tidak akan dianggarkan," jelas Yayat.

Sementara pada saat Sandiaga Salahuddin Uno menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, dirinya berangan-angan menjadikan kawasan tersebut menjadi Stadion sekelas Rusia. Namun menanggapi hal tersebut, Yayat mengungkapkan jika impian yang dimiliki Sandi, sudah selesai.

"Mimpi Sandi sudah selesai dengan Stadion BMW. (Pembangunan) harus dilanjutkan pak Anies," ucapnya.

Sebelumnya Yayat sempat bertanya-tanya, jika pembangunan tersebut tidak dilakukan sejak era Jokowi menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan sampai detik ini juga belum terlaksana.

"Kalau sudah ada kekuatan hukum mengapa belum dibangun? Justru ini menjadi tanda tanya, mengapa sejak zaman pak Jokowi sampai sekarang belum dibangun. Karena Stadion BMW sebagai pengganti Stadion Lebak Bulus. Kalau sudah terencanakan, kenapa selalu tertunda," pungkasnya.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up