JawaPos Radar

Membelot, Hasto Buat Lagu Dukung Jokowi-Ma'ruf

15/08/2018, 19:52 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Lagu Pilihlan Join
Lagu berjudul 'Pilihlah Join' (Jokowi-Ma'ruf Amin) kini viral di berbagai sosial media. (Screenshot)
Share this

JawaPos.com - Gelombang dukungan kepada pasangan Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin terus berdatangan dari berbagai kalangan. Seperti dua seniman asal Surabaya, yakni Djalal dan Hasto Yuwono yang menyatakan dukungannya melalui sebuah lagu.

Lagu yang berjudul 'Pilihlah Join' (Jokowi-Ma'ruf Amin) kini pun sudah viral di berbagai sosial media. Pasalnya, Djalal yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat itu merupakan pandukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 silam. 

Salah satu yang membuat pelantun lagu 'Jandanya Ayu Ting-ting' berubah pikiran untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf ini lantaran melihat hasil kinerja Jokowi selama menjabat Presiden. Salah satunya terkait pembangunan infrastruktur yang kian maju selama dipimpin Jokowi.

"Dulu (Pilpres 2014) saya tidak tahu kinerja Pak Jokowi. Tapi, empat tahun ini saya bisa merasakan kerja Pak Jokowi. Jalan-jalan bagus semua," kata Djalal kepada JawaPos.com, di Surabaya, Rabu, (15/8).

Dajal mengungkapkan, lirik lagu tersebut dibuat sesaat setelah pengumuman pasangan Jokowi-Ma'ruf. Sementara untuk pembuatan video klip dilakukan sehari setelahnya di Kabupaten Kediri. Djalal juga menegaskan semua biaya pembuatan video klip itu murni melalui dana pribadi tanpa ada sumbang dari partai politik atau kelompok manapun.

"Semua biaya, saya dan Mas Hasto urunan. Kami tidak menerima sumbangan dari siapapun," ungkap seniman yang sempat heboh melalui lagu 'Selamat Jalan Jupe' itu.

Sementara itu, Hasto Wardoyo menyatakan, lagu tersebut sebagai bentuk dukungan nyata kepada Jokowi-Ma'ruf. Apalagi, Hasto mengaku kalau dirinya sebagai pendukung fanatik mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Saya dari dulu memang suka sama Pak Jokowi. Orangnya sederhana kerjanya hangus. Melalui lagu yang kami ciptakan ini semoga memberikan manfaat untuk kemenangan Pak Jokowi," kata Hasto.

Untuk diketahui, sosok Djalal sendiri sudah tidak asing lagi bagi para politisi elit nasional. Sebagai seniman yang juga berprofesi sebagai tukang pijat, Djalan sudah memijat para politisi kawakan. Seperti, Fadli Zon, Setya Novanto, Idrus Marham, Zulkifli Hasan, Amran Sulaiman, Ryamizard Ryacudu. Bahak, almarhum Taufiq Kiemas dan almarhum Gus Dur juga pernah dipijat oleh Jalal.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up