
PIDANA: Maulina Pia Wulandari saat menunjukkan foto hasil editan orang tidak bertanggung jawab.
JawaPos.com - Hal kurang menyenangkan dialami oleh salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Maulina Pia Wulandari. Salah satu fotonya yang diunggah di media sosial disalahgunakan oleh orang tidak bertanggung jawab. Bahkan, foto tersebut telah viral hingga ke beberapa akun dan grup WhatsApp.
Foto yang menjadi viral tersebut yakni foto dirinya yang berbadan gemuk kemudian diedit menjadi kurus. Foto tersebut kemudian disandingkan dan diberi caption (tautan) yang terkesan mengolok-olok. Wanita yang akrab disapa Pia itu pun berang. Pasalnya, dia merasa telah dirugikan dengan editan foto tersebut. Apalagi, foto itu sudah viral di beberapa media sosial.
Wanita yang juga menjabat sebagai Public Relation Universitas Brawijaya itu pun kemudian melaporkan hal tersebut ke Polres Malang Kota, Kamis (26/7).
Pia menceritakan, kejadian tersebut diketahui Pia pada Senin (23/7) lalu. Ketika itu, ibu dua anak ini menerima pesan singkat melalui WhatsApp (WA) dari seorang sahabatnya. Saat itu, sahabatnya menanyakan apakah Pia mengetahui jika fotonya sudah diedit dan sudah disebarkan ke berbagai grup di WA.
"Ketika itu, saya baru saja ada kegiatan di kampus. Kemudian, ada sahabat saya yang WA soal hal itu. Saya bilang, saya belum tahu soal foto saya,” ujarnya kepada awak media, Kamis (26/7).
Pia pun kemudian mengecek foto tersebut dan ternyata sudah menyebar ke mana-mana. Bahkan, temannya yang ada di Jakarta juga mengirimkan foto serupa.
Menurutnya, editan foto tersebut terkesan tidak sopan. Pada tampilan foto sebelah kiri, Pia tampak anggun dengan kebaya berwarna merah marun. Di foto tersebut, Pia tampak anggun dengan postur tubuh yang langsing. Sementara pada sebelah kanan, tampak foto Pia dengan kondisi tubuh aslinya.
Foto tersebut pun dibumbui dengan tautan foto yang menjelaskan mengenai biaya edit foto. Tujuannya agar orang lain yang mempunyai tubuh besar mau mengedit foto menjadi lebih langsing.
Kemudian, melalui media sosialnya, yakni Instagram dan Facebook pribadinya, Pia mengatakan bahwa yang netizen lakukan tidak bermartabat. “Di sana, saya juga mengatakan bahwa akan saya lawan dengan positive attitude saya,” kata dia.
Tidak disangka, selang dua jam setelah mengunggah hal tersebut, banyak sekali menuai respons netizen. Dia mendapat informasi jika editan tersebut ternyata sudah menyebar hampir ke seluruh antero negeri. Mulai dari kumpulan arisan, sekolah, perusahaan BUMN, dan pusat pemerintahan di Jakarta juga menerima pesan tersebut. “Bahkan, guru anak-anak saya juga menerima foto editan itu," lanjutnya.
Tidak lama, Pia mendapat pesan dari salah satu netizen di media sosial Facebook (FB) dan memberitahu siapa pelaku yang mengedit dan menyebarkan fotonya tersebut. “Ketika itu, saya langsung cek account-nya, inisialnya SR. saya juga langsung cari background dia,” ungkap Pia.
Pia mengatakan, SR merupakan salah satu staf PNS yang bekerja di Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Bontang. “Saya cukup kaget ketika melihat background beliau. Beliau juga sempat menghubungi saya dan meminta maaf. Saya bilang, saya terima maafnya. Tapi saya tetap tempuh jalur hukum,” tegas dia.
Bahkan, Pia langsung menghubungi Wali Kota Bontang dan menyampaikan hal yang dialaminya itu. “Beliau meminta maaf dan bilang akan segera menindaklanjuti kasus saya ini,” papar dia.
Pia mengaku, dia tetap melaporkan hal tersebut dengan tuduhan pencemaran nama baik. Pasalnya, selama ini dia mengaku bangga dengan badannya yang gemuk. Dia sendiri tidak suka jika foto dirinya diedit menjadi langsing.
“Saya selama ini memberikan edukasi kepada netizen untuk bijak dalam bermedia sosial. Mereka harus punya martabat dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Saya juga termasuk penggiat perempuan berbadan besar seperti saya, jadi saya ingin edukasi mereka,” papar dia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
