
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat.
JawaPos.Com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyi Hadiningrat mengungkapkan, ada sejumlah saksi yang melihat insiden penganiayaan berat dengan pelaku bocah kelas II di SDN 07 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, R terhadap teman sekelasnya, NA yang berujung hilangnya nyawa. Hanya saja, saksi-saksi itu masih bocah ingusan karena teman-teman pelaku dan korban juga.
Menurut Wahyu, hanya teman-teman korban dan pelaku saja yang bisa menjelaskan perkelahian berujung maut di SDN 07 Kebayoran Lama itu. "Memang saat itu ada guru di lingkungan sekolah, tapi perkelahiannya tanpa sepengetahuan guru," ujar Wahyu dalam jumpa pers di Mapolrestro Jakarta Selatan, Sabtu sore (19/9).
Wahyu menjelaskan, perkelahian antara R dengan NA memang hanya satu lawan satu. Sementara teman-teman sebaya mereka hanya menyaksikan saja hingga akhirnya NA mengalami luka parah di kepala bagian belakang sebelah kanan. Ketika korban tumbang, barulah mereka melerai perkelahian.
Menurut Wahyu, guru di SDN 07 Kebayoran Lama baru tahu ada perkelahian ketika NA sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan sehingga langsung bergegas membawa korban ke RS Kebayoran Lama. "Keadaan korban semakin memburuk dan dirujuk ke RS Fatmawati," terang Wahyu.
Namun, segala upaya dilakukan tak membuahkan hasil. NA akhirnya tutup usia pada pukul 18.45.
Atas kejadian ini polisi mengamankan R sebagai pelaku tunggal dan telah memeriksa tujuh orang saksi termasuk pelaku. "Dari pemeriksaan sementara motifnya adalah saling ejek. Tapi kami masih memeriksa lebih lanjut pelaku yang didampingi kedua orang tuanya," tukas Wahyu.(elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022