M. Praswad Nugraha (M. Praswad untuk Jawa Pos)
JawaPos.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha, menilai kebakaran yang menimpa rumah Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Medan, Khamozaro Waruwu, bukan sekadar insiden biasa. Menurutnya, peristiwa tersebut sebagai bentuk teror terhadap aparat penegak hukum yang tengah berjuang menegakkan keadilan di tengah perkara korupsi besar di Sumatera Utara (Sumut).
“Kebakaran yang menimpa rumah Hakim Khamozaro Waruwu patut menjadi perhatian serius publik. Ini bukan sekadar musibah, melainkan bentuk teror nyata kepada penegak hukum, teror kepada pejuang pemberantasan korupsi,” kata Praswad dalam keterangannya, Jumat (7/11).
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Selasa (4/11) di Kompleks Taman Harapan Indah, Medan. Insiden itu berlangsung di tengah Hakim Khamozaro memimpin sidang perkara korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Padang Lawas Utara, yang menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.
Praswad menegaskan, konteks waktu dan posisi strategis Khamozaro dalam perkara tersebut membuat kebakaran itu tidak bisa dianggap kebetulan. Apalagi, hakim tersebut selama ini dikenal kritis dan berani menggali dugaan keterlibatan pejabat tinggi dalam kasus korupsi Dinas PUPR Sumut.
“Dalam beberapa sidang, beliau menyoroti pergeseran anggaran APBD Sumut 2025 yang menjadi dasar proyek senilai lebih dari Rp 150 miliar, dan meminta agar Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dihadirkan ke persidangan. Itu menunjukkan keberanian beliau menerapkan prinsip equality before the law, bahwa tidak ada yang kebal hukum,” ujarnya.
Ia menilai, perintah hakim untuk memeriksa Bobby Nasution merupakan langkah penting untuk memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Tindakan itu nyata menunjukkan integritas dan independensi hakim. Maka kebakaran ini harus dilihat dalam konteks upaya melemahkan aparat yang berani menegakkan hukum,” tegas Praswad.
Ia mengungkapkan, kasus korupsi proyek jalan di Dinas PUPR Sumut mencerminkan pola penyimpangan yang berulang mulai dari pelaksanaan proyek tanpa dasar hukum sah, tender yang dipercepat tanpa kajian teknis, hingga munculnya konsultan perencana setelah pemenang lelang ditetapkan.
“Jika pergeseran anggaran dilakukan atas perintah atau sepengetahuan kepala daerah, maka tanggung jawab pidana tidak bisa berhenti di kepala dinas saja,” tuturnya.
Praswad menekankan pentingnya peran negara dalam melindungi aparat peradilan dari segala bentuk tekanan. Ia meminta kepolisian segera mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut, serta mendesak KPK dan Mahkamah Agung (MA) memastikan perlindungan menyeluruh terhadap hakim yang menangani perkara korupsi berisiko tinggi.
“Negara harus menjamin keamanan hakim agar mereka tidak bekerja dalam ketakutan. Tanpa perlindungan yang kuat, independensi peradilan akan rapuh,” urainya.
Lebih lanjut, Praswad menilai kebakaran rumah Hakim Khamozaro menjadi ujian bagi konsistensi negara dalam menjaga integritas peradilan dan melindungi penegak hukum. Ia juga mendesak Presiden Prabowo Subianto sebagai panglima tertinggi pemberantasan korupsi untuk bertanggung jawab menjamin keselamatan aparat hukum.
“Jangan sampai keberanian hakim seperti Khamozaro Waruwu yang menegakkan keadilan justru dibalas dengan intimidasi dan teror. Tanpa hakim yang berani, keadilan kehilangan maknanya,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022