Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 17.33 WIB

Mata Kanan Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Parah Akibat Disiram Air Keras dari OTK

Akivis Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, In - Image

Akivis Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, In

 

JawaPos.com - Kabar memprihatinkan datang dari Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK). Saat ini, fokus utama tim medis tertuju pada kondisi mata kanan sang aktivis yang mengalami dampak paling parah.

Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina Rumpia menuturkan, luka bakar yang diderita Andrie mencapai 24 persen. Cairan kimia berbahaya tersebut merusak area wajah, tangan, hingga dada.

Mengingat tingkat keparahan luka, Andrie Yunus kini berada di bawah perawatan intensif. Tim dokter memberikan perhatian khusus pada indra penglihatan korban yang terdampak langsung saat insiden di Salemba tersebut.

"Dari sejumlah luka yang dialami, kondisi paling serius terdapat pada mata kanan dan saat ini telah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah mata," ujar Jane Rosalina Rumpia kepada JawaPos.com, Sabtu (14/3).

Jane menambahkan, korban memerlukan kondisi yang benar-benar steril agar proses pemulihan berjalan optimal. Pihaknya menghormati sepenuhnya proses penanganan medis yang dilakukan oleh tim dokter dan pihak rumah sakit.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada publik untuk memberikan kepercayaan kepada para tenaga medis yang tengah menangani korban serta menghormati proses perawatan yang sedang berlangsung," katanya.

Pihak keluarga dan KontraS pun mengimbau publik untuk memberikan ruang tenang bagi korban selama masa pengobatan.

"Kami juga berharap masyarakat dapat memberikan ruang bagi keluarga utamanya pada korban agar dapat fokus mendampingi dan menguatkan korban selama masa pengobatan, perawatan hingga pemulihan," katanya.

Jane berharap, publik terus ikut mengawal proses hukum dan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

"Di sisi lain, harapannya publik dapat mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar kasus ini dapat segera diusut tuntas dan pelaku dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum oleh aparat penegak hukum," ungkapnya.

Detik-Detik Penyiraman Air Keras di Salemba

Tragedi ini terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, pelaku yang berjumlah dua orang tampak telah merencanakan aksinya dengan matang.

Mereka sempat berada di jalur yang sama dengan arah kedatangan korban. Saat berada di persimpangan, kedua pelaku sengaja memutar balik dan memperlambat laju motornya, seolah sedang menunggu kedatangan motor Andrie Yunus. Begitu posisi mereka berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya tersebut ke arah tubuh Andrie.

Andrie yang kesakitan sempat berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar. Ironisnya, serangan ini terjadi tepat setelah Andrie menyelesaikan sesi rekaman podcast di Kantor YLBHI, Menteng.

Polisi Gunakan Scientific Investigation

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore