
Eks Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (duduk, tengah) menyampaikan pernyataan sikap atas penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, Jumat (13/3/2026). (YouTube Yayasan LBH Indonesia)
JawaPos.com - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak evaluasi cepat atas dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Termasuk di antaranya evaluasi terhadap kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI hingga panglima TNI.
Ketua Umum Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M. Isnur mengatakan bahwa Andrie sebagai korban sudah aktif dalam advokasi revisi UU TNI sejak Februari 2025.
Menurut dia, serangan terhadap Andrie harus disikapi dengan cepat oleh otoritas sipil. Yakni dengan melakukan evaluasi.
Baca Juga:Diduga ada Target Serangan Air Keras Selain Andrie Yunus, Puspom TNI Janji Kembangkan Penyidikan
”Sudah sepatutnya otoritas sipil segera mengevaluasi posisi kabais dan juga panglima TNI karena dapat dianggap gagal mengendalikan anggotanya,” kata dia dalam keterangan resmi pada Rabu (18/3).
Menurut Isnur, fakta-fakta yang disampaikan oleh Polri melalui Polda Metro Jaya maupun TNI lewat Puspom TNI perlu dicek ulang lewat lembaga independen.
Dalam hal ini dia menilai bahwa Komnas HAM yang harus bertindak. Karena itu, pihaknya mendesak Komnas HAM bertindak aktif.
”Untuk mengungkap dan menyelidiki fakta-fakta yang ada. Untuk kepentingan itu pula, kami mendesak presiden membentuk tim gabungan pencari fakta. Pada saat bersamaan, sudah semestinya juga Komnas HAM segera membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran atas kasus ini,” ucap Isnur.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa berbagai bukti dan informasi awal dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menunjukkan telah terjadi pelanggaran HAM berat.
Baca Juga:Puspom TNI Sebut 3 Perwira dan 1 Bintara Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus
Koalisi Masyarakat Sipil meyakini hal itu. Mereka mendesak agar Komnas HAM bertindak cepat.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
